Majene

Kiosnya Terbakar Akibat Bensin, Pemilik di Majene Trauma dan Berhenti Jualan

‎Dalam kebakaran itu, satu lemari penuh berisi puluhan pak rokok, snack, dan bahan dagangan lainnya ludes terbakar. 

Penulis: Anwar Wahab | Editor: Abd Rahman
Istimewa
‎KEBAKARAN KIOS : Kondisi terkini kios penjualan di Lutang, Jalan Poros Majene-Polman, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, pasca terbakar Minggu (24/8/2025). Baharuddin masih tak kuasa menahan rasa syok setelah tempat usahanya hangus terbakar. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE -  Baharuddin, pemilik kios di Lutang, Kecamatan Banggae Timur, Kabupaten Majene, masih trauma setelah tempat usahanya hangus terbakar pada Jumat (22/8/2025) sekitar pukul 11.20 WITA.

‎Ia menuturkan, awalnya hanya melihat percikan kecil dari kabel listrik di bagian depan kios.

‎Namun sekejap  percikan api menyambar bensin tersimpan di kios. 

Baca juga: Jelang Menikah, Duda Bunuh Janda, Jenazah Dicor dalam Sumur Sedalam 3 Meter

Baca juga: Habiskan Rp48 Juta, Monumen Haji Aras Tammauni Berdiri Kokoh di Desa Tobadak Mamuju Tengah

Kobaran  api pun langsung membesar dan melahap seluruh dagangan.

‎“Bensin yang tumpah pemicu api cepat sekali besar, ” ucap Baharuddin kepada wartawan, Minggu (24/8/2025).

‎Dalam kebakaran itu, satu lemari penuh berisi puluhan pak rokok, snack, dan bahan dagangan lainnya ludes terbakar. 

Kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta.

‎Yang paling berat bagi Baharuddin bukan hanya kehilangan barang dagangan, tapi juga rasa takut yang kini ia rasakan setiap kali melihat bensin.

‎“Sejak kejadian, saya trauma. Untuk sementara saya berhenti jual bensin, saya takut kalau hal seperti ini terulang lagi,” tambahnya.

‎Kini, Baharuddin hanya bisa pasrah dan berusaha bangkit kembali, meski masih dibayangi rasa trauma akibat kobaran api meluluhlantakkan kiosnya.(*)

‎Laporan wartawan Tribun Sulbar.com Anwar Wahab.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved