Berita Sulbar
Jembatan Desa Pangian Pasangkayu Rampung Oktober 2025
Koordinasi dengan masyarakat berjalan baik, dan proses konstruksi mengikuti spesifikasi yang ditetapkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Pembangunan-jembatan-di-Pasangkayu.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU – Pekerjaan pembangunan jembatan di Kecamatan Bambalamotu, Desa Pangian, Dusun Boya, Kabupaten Pasangkayu, terus menunjukkan progres signifikan.
Kepala Dinas PUPR Sulbar, Surya Yuliawan, merespon cepat setelah koordinasi dilakukan di tingkat dinas.
“Ini adalah untuk mengkroscek apakah hasil di lapangan sesuai dengan apa yang diadministrasi kami. Kami akan fokus pada fisik ini terkait kebermanfaatannya seperti apa, dan akan menindaklanjuti jika ada yang tidak sesuai antara data dan fakta lapangan,” tegasnya.
Baca juga: Rektor Unsulbar Harap Usulan Perbaikan Jalan Kampus Rp15 Miliar Disetujui Pemerintah
Baca juga: SDK Alokasikan Rp628,8 Miliar APBD Sulbar untuk Pendidikan
Sementara, perwakilan pelaksana di lokasi, menyampaikan optimisme bahwa target penyelesaian pada Oktober 2025 dapat tercapai.
“Selama tidak ada aral melintang, pekerjaan ini akan selesai tepat waktu sesuai jadwal,” ujarnya.
Hal tersebut juga dibenarkan oleh Herwan, selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) program ini. Menurutnya, sejauh ini tidak ada kendala berarti baik dari sisi sosial maupun teknis di lapangan.
Koordinasi dengan masyarakat berjalan baik, dan proses konstruksi mengikuti spesifikasi yang ditetapkan.
Jembatan yang sedang dibangun ini diharapkan menjadi akses vital bagi mobilitas warga, memperlancar distribusi barang, serta menunjang pertumbuhan ekonomi di wilayah Bambalamotu dan sekitarnya.
Dengan desain yang ramah lingkungan, proyek ini tidak hanya memperhatikan aspek teknis, tetapi juga kelestarian alam sekitar. (*)
| Satpol PP Larang Pedagang Jualan di Bahu Jalan Arteri Mamuju Rawan Sebabkan Kecelakaan |
|
|---|
| Monev Bersama BPJS, RSUD Sulbar Janji Tingkatkan Pelayanan Terutama Waktu Tunggu Pasien |
|
|---|
| Sulbar Dorong Target Nasional 87 Persen KP2B, Revisi RTRW Perkuat Ketahanan Pangan Daerah |
|
|---|
| Bapenda Akan Terbitkan Teguran Simpatik kepada Warga Pengguna Plat Non-Sulbar Agar Mutasi ke Plat DC |
|
|---|
| FPPI Pimkot Mamuju Soroti Ancaman Industri Ekstraktif di Sulbar: Hentikan Kebijakan Ugal-ugalan! |
|
|---|