Senin, 1 Juni 2026

Sepak Bola Ricuh Tapalang

Bentrokan Suporter Sepakbola, Empat Warga Kasambang Tapalang Diperiksa Polisi

Seorang warga Kasambang diduga terpancing emosi lalu berlari ke lapangan mengejar warga Kuridi

Tayang:
Penulis: Suandi | Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Bentrokan Suporter Sepakbola, Empat Warga Kasambang Tapalang Diperiksa Polisi
Istimewa
RICUH BOLA- Turnamen sepak bola peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, berakhir ricuh, Selasa (12/8/2025) petang. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Polisi mengamankan empat warga Kasambang, Kecamatan Tapalang, Kabupaten Mamuju, untuk dimintai keterangan terkait bentrokan antar suporter sepak bola di Lapangan Bahagia Galung, Selasa (12/8/2025) petang.

“Empat orang dibawa ke Polresta untuk diambil keterangannya. Semuanya dari Kasambang,” kata Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir.

Keributan terjadi sekitar pukul 18.00 WITA, setelah pertandingan antara tim Dayangina melawan Kasambang berakhir melalui drama adu penalti yang dimenangkan Dayangina.

Baca juga: Jembatan Sungai Karema Mamuju Ditutup Sementara Akibat Rusak dan Miring

Baca juga: Polisi Sebut Kericuhan Sepakbola di Tapalang Mamuju Diawali Emosi Suporter Tim Kalah

Seorang warga Kasambang diduga terpancing emosi lalu berlari ke lapangan mengejar warga Kuridi. 

Aksi tersebut memicu perkelahian antarwarga dari dua lingkungan tersebut. 

Akibat bentrokan, tiga warga Kuridi mengalami luka dan dilarikan ke Puskesmas Tapalang.

Kapolsek Tapalang bersama personel yang bertugas di lokasi langsung berupaya melerai kedua belah pihak. 

Tak lama kemudian, 30 personel gabungan piket fungsi dan Tim Resmob Polresta Mamuju tiba untuk mengamankan situasi serta mengejar para pelaku yang memprovokasi keributan.

Kapolresta Mamuju melalui Kasi Humas menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir tindakan anarkis, apalagi di ajang olahraga yang seharusnya menjadi sarana persahabatan.

“Kami mengimbau seluruh suporter menjaga sportivitas dan tidak mudah terpancing emosi,” ujarnya.

Hingga Rabu pagi, situasi di Tapalang sudah berangsur kondusif. 

Polisi masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pihak-pihak yang terlibat.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved