Senin, 4 Mei 2026

Pasangakayu

Anggota DPRD Pasangkayu Minta Pemprov Segera Perbaiki Jembatan Kayumaloa Terancam Putus

Menurut Lubis, jembatan tersebut jalur strategis menghubungkan Kecamatan Bambalamotu dengan pusat Kota Pasangkayu.

Tayang:
Penulis: Taufan | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Anggota DPRD Pasangkayu Minta Pemprov Segera Perbaiki Jembatan Kayumaloa Terancam Putus
Taufan/Tribun-Sulbar.com
JEMBATAN RUSAK - Sekretaris Komisi III DPRD Pasangkayu, Lubis, saat menghadiri rapat di ruang paripurna DPRD Pasangkayu, Selasa (13/8). Ia mendesak Pemprov Sulbar segera memperbaiki jembatan di Dusun Kayumaloa yang kondisinya nyaris ambruk. 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU – Jembatan di Dusun Kayumaloa, Desa Polewali, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, rusak parah dan terancam putus.

Kondisi ini mendapat sorotan serius dari Sekretaris Komisi III DPRD Pasangkayu, Lubis.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mendesak Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), segera lakukan perbaikan.

Baca juga: Dinas PUPR Sulbar Tinjau Pembangunan Jembatan di Pasangkayu, Pastikan Sesuai Visi Gubernur

Menurut Lubis, jembatan tersebut jalur strategis menghubungkan Kecamatan Bambalamotu dengan pusat Kota Pasangkayu.

Selain itu, jalur ini juga termasuk bagian dari jalan provinsi, mengarah ke destinasi wisata Koa-Koa dan Pelabuhan Tanjung Tanasa.

“Kerusakan ini bukan masalah sepele. Struktur jembatan sudah retak dan nyaris roboh. Jika dibiarkan, sangat berisiko bagi pengguna jalan, terutama kendaraan berat yang tidak mengetahui kondisi terkini,” ujarnya, Selasa (13/8/2025).

Lubis menyebutkan, pemerintah desa bersama warga setempat saat ini hanya mampu melakukan penanganan darurat dengan menimbun bagian rusak. 
Namun, langkah itu bersifat sementara dan tidak menjamin keamanan pengguna jalan dalam jangka panjang.

“Kami minta Pemprov segera bertindak. Jangan tunggu sampai ada korban jiwa baru bergerak,” tegasnya.

Ia juga mengusulkan pembatasan kendaraan berat melintas serta pemasangan rambu peringatan di sekitar lokasi sebagai langkah antisipatif.

Lubis menegaskan, infrastruktur rusak parah seperti ini harus menjadi prioritas penanganan.

Sebab, menyangkut keselamatan warga dan kelancaran aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Taufan

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved