Jumat, 22 Mei 2026

Penyaluran Beras

Komisi II DPRD Pasangkayu Minta Evaluasi Penyaluran Beras di Kelurahan Pasangkayu

Ia menyebut peristiwa itu terjadi akibat miskomunikasi antara pihak kelurahan dan kepala dusun.

Tayang:
Penulis: Taufan | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Komisi II DPRD Pasangkayu Minta Evaluasi Penyaluran Beras di Kelurahan Pasangkayu
Taufan/Tribun-Sulbar.com
PEMBAGIAN BERAS BANTUAN - Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pasangkayu, Farid Zuniawansyah, saat menyampaikan keprihatinannya terkait insiden lansia yang kesulitan mengambil bantuan beras di Kelurahan Pasangkayu, Selasa (29/7/2025). Ia menegaskan akan memanggil pihak kelurahan untuk mengevaluasi proses penyaluran bantuan. 

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU – Komisi II DPRD Kabupaten Pasangkayu menyoroti penyaluran bantuan beras di Kelurahan Pasangkayu.

Sorotan ini menyusul insiden seorang lansia kesulitan mengambil bantuan.

Ketua Komisi II, Farid Zuniawansyah, menyampaikan keprihatinannya atas kejadian tersebut.

Baca juga: Demi Sekarung Beras, Lansia 82 Tahun di Pasangkayu Bertaruh Tenaga

Ia menyebut peristiwa itu terjadi akibat miskomunikasi antara pihak kelurahan dan kepala dusun.

"Ini tidak boleh terulang. Bantuan harus disalurkan dengan memudahkan warga, terutama lansia dan orang sedang sakit," ujar Farid, saat ditemui di Kantor DPRD Pasangkayu, Selasa (29/7/2025).

Ia mengaku telah berkoordinasi dengan pihak kelurahan, dan akan memanggil Lurah Pasangkayu untuk evaluasi di DPRD.

Farid menegaskan pentingnya ketepatan sasaran dan pelayanan layak dalam setiap penyaluran bantuan.

Menurutnya, itu adalah bagian dari tanggung jawab sosial dan fungsi pengawasan lembaga legislatif.

Insiden ini viral di media sosial, lansia berusia 82 tahun terlihat kesulitan mengambil bantuan beras di kantor kelurahan.

Ia harus dibantu warga dan aparat TNI di lokasi.

Pegawai kelurahan, Jumardi, membenarkan kejadian tersebut dan menyebutnya ada miskomunikasi.

“Kepala dusun lupa melaporkan nama lansia itu, sehingga tidak terdata,” ujarnya.

Farid berharap, ke depan pembagian bantuan bisa dilakukan lebih tertib dan manusiawi, tanpa mengorbankan kelompok rentan.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved