Jumat, 22 Mei 2026

Sandeq Silumba 2025

Gubernur SDK Ingin Sandeq Silumba Jadi Event Internasional

Gubernur Suhardi Duka mengatakan, penggalangan dana dari sponsor dilakukan karena anggaran pemprov terbatas.

Tayang:
Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Gubernur SDK Ingin Sandeq Silumba Jadi Event Internasional
HUMAS PEMPROV SULBAR
SANDEQ SILUMBA 2025 - Gubernur Sulbar Suhardi Duka saat gala dinner sponsorship Sandeq Silumba 2025 di Grand Maleo Hotel, Jumat (25/7/2025). Acara tersebut dihadiri sejumlah pengusaha, Forkopimda Sulbar, Ketua DPRD Mamuju, hingga pimpinan OPD. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, punya ambisi besar untuk Sandeq Silumba.

Ia ingin lomba perahu tradisional itu jadi event bertaraf internasional.

Hal itu disampaikannya saat gala dinner sponsorship Sandeq Silumba 2025 di Grand Maleo Hotel, Jumat (25/7/2025).

Baca juga: Gala Diner Sponsorship Sandeq Silumba 2025, Pemprov Sulbar Dapat Suntikan Dana Rp 1,4 M dari Swasta

Acara tersebut dihadiri sejumlah pengusaha, Forkopimda Sulbar, Ketua DPRD Mamuju, hingga pimpinan OPD.

Gubernur Suhardi Duka mengatakan, penggalangan dana dari sponsor dilakukan karena anggaran pemprov terbatas.

Total anggaran dari pemerintah hanya Rp 3,5 miliar.

“Itu belum cukup. Makanya kita ajak pengusaha ikut bantu,” ujar SDK.

Dari gala dinner ini, dukungan sponsor terkumpul hingga Rp 1,4 miliar.

Tambahan dana juga akan dicari lewat penjualan merchandise.

Target dari merchandise lebih dari Rp 100 juta.

SDK ingin semua pihak terlibat menyukseskan acara.

“Ke depan kita naikkan kelasnya, jadi event internasional,” tegasnya.

Sandeq Silumba 2025 dijadwalkan berlangsung 21–26 Agustus.

Start dari Pantai Bahari, Polewali. Finish di Mamuju.

Ketua Dewan Pengarah Sahabat Sandeq, Syamsul Samad, menyebut jumlah peserta tahun ini terbanyak sepanjang sejarah.

Total ada 55 perahu yang akan berlaga.

“Tadinya 56, tapi satu gagal selesaikan pembuatan Sandeq,” jelas Syamsul.

Ia menambahkan, kebutuhan pembiayaan tahun ini meningkat.

Peserta disubsidi karena ada hak-hak wajib dipenuhi.

Hadiah juga naik dari tahun sebelumnya.

Juara utama akan menerima Rp 27 juta.

Tahun sebelumnya, hanya Rp 20 juta.

“Hadiah paling kecil pun disiapkan Rp 10 juta,” ungkapnya.

Menurut Syamsul, perhatian Gubernur sangat serius terhadap budaya Sandeq.

Termasuk turun langsung memimpin gala dinner.

“Ini bukti pemerintah betul-betul ingin memajukan Passandeq,” katanya.

Dengan kolaborasi semua pihak, SDK berharap Sandeq Silumba bisa mendunia.(*)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved