Mamasa
Wakil Ketua DPRD Mamasa Arwin Rahman: DTSEN Buruk, Dinsos Harus Berbenah
Arwin Rahman mendesak pihak terkait, khususnya Dinas Sosial (Dinsos), untuk segera memperbaiki data tersebut.
Penulis: Andika Firdaus | Editor: Abd Rahman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Wakil-Ketua-DPRD-Mamasa.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) di Kabupaten Mamasa dinilai sangat jauh dari data faktual dan masih dalam kategori sangat buruk.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Mamasa, Arwin Rahman, kepada Tribun-Sulbar.com pada Selasa (22/07/2025).
"Ini yang kami temukan, ternyata DTSEN kita masih sangat buruk," tutur politisi Partai Nasdem itu.
Baca juga: Gadis Disabilitas di Polman Trauma Usai Dirudapaksa 8 Pria, 5 Pelaku Ditangkap, 3 Buron
Baca juga: Kanwil Kemenkum Sulbar Harmonisasi 3 Rancangan Produk Hukum Daerah, Wujudkan Peraturan Bekualitas
Arwin Rahman mendesak Dinas Sosial (Dinsos), untuk segera memperbaiki data tersebut.
Perbaikan ini krusial agar masyarakat Mamasa yang seharusnya berhak menerima Bantuan Sosial (Bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) dapat terakomodasi melalui DTSEN.
Menurut Arwin, langkah perbaikan data DTSEN memerlukan kolaborasi yang kuat mulai dari tingkat desa hingga ke Badan Pusat Statistik (BPS).
DTSEN merupakan sumber data utama bagi Kemensos dalam menetapkan penerima berbagai jenis bantuan sosial di setiap daerah, termasuk Bantuan Sosial Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), dan Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (BPJS PBI).
Melihat kondisi data yang buruk di Mamasa, Arwin Rahman sangat menyayangkan jika masyarakat yang seharusnya menerima Bansos justru tidak mendapatkannya hanya karena masalah data.
Perbaikan DTSEN, lanjut Arwin, dapat dimulai dari tingkat desa dan terus disempurnakan hingga tingkat kabupaten.(*)
Laporan Reporter Tribun-Sulbar.com, Hamsah Sabir.
DTSEN
Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional
Arwin Rahman Tona
Wakil Ketua DPRD Mamasa
Dinsos Mamasa
Mamasa
Sulawesi Barat
Kementerian Sosial
| Keluarga Korban Persetubuhan Anak di Mamasa Tuding Jaksa Ingin Ringankan Hukuman Pelaku |
|
|---|
| Petani di Mehalaan Mamasa Merugi, Dua Hektar Sawah yang Baru Ditanami Tertimbun Material Longsor |
|
|---|
| KISAH 50 Kepala keluarga Tempuh 1,5 Km Demi Setetes Air Bertahan di Pepana Mamasa dalam Keterbatasan |
|
|---|
| DAFTAR 3 Besar Calon Pejabat Eselon II Pemkab Mamasa Hasil Seleksi Terbuka, Akan Isi 10 OPD |
|
|---|
| Dugaan Korupsi di Dinas PU Mamasa, Fraksi Mahasiswa Desak APH Bertindak |
|
|---|