Rabu, 15 April 2026

Sandeq Silumba 2025

Gubernur Sulbar Launching Logo Sandeq Silumba 2025: Perpaduan Budaya dan Olahraga

Selain peningkatan hadiah, perbedaan pelaksanaan tahun ini juga terletak pada filosofi penyelenggaraan yang lebih memanusiakan Passandeq.

Tayang:
Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Gubernur Sulbar Launching Logo Sandeq Silumba 2025: Perpaduan Budaya dan Olahraga
HUMAS PEMPROV SULBAR
SANDEQ DILUMBA 2025 - Gubernur Suhardi Duka melaunching logo Sandeq Sulumba 2025 di Atrium Mall Matos Mamuju. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Logo Sandeq Silumba 2025 resmi dilaunching oleh Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (SDK–JSM) di Atrium Matos Mamuju, Minggu malam, 13 Juli 2025.

Turut hadir Wakil Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi, Ketua Dewan Pengarah Sahabat Sandeq Syamsul Samad, Bupati Mamuju Sutinah Suhardi, Bupati Majene Andi Sukri Tammalele, Bupati Mamuju Tengah Arsal Aras, serta unsur Forkopimda provinsi dan kabupaten.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulbar menyampaikan bahwa Sandeq Silumba harus menggunakan nama kultural, sebagai bentuk perlindungan nilai-nilai budaya serta untuk menjaga orisinalitas.

Baca juga: 120 Pelajar Adu Skil Kemudikan Sandeq di Laut, Hadiah Puluhan Juta Ada Peserta Siswa Perempuan

"Semua istilah hingga gambar yang kita gunakan dalam Sandeq Silumba ini sudah dibeli dan akan kita daftarkan ke HAKI," kata Suhardi Duka.

Ia juga menyampaikan bahwa pelaksanaan Sandeq Silumba 2025 akan dikerjakan oleh pihak profesional, tidak lagi langsung ditangani pemerintah daerah seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Setelah itu, kita akan masukkan ke kalender nasional. Setelah dievaluasi dan standar pelaksanaannya dinyatakan baik, baru kita ajukan ke tingkat nasional," ungkapnya.

Suhardi Duka juga menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak.

Pihaknya berencana mengundang pengusaha untuk memberikan dukungan sponsor terhadap kegiatan tersebut.

"Dana awal yang kita siapkan sekitar Rp3 miliar. Tapi jika peserta mencapai 57 perahu Sandeq, itu tidak akan cukup. Karena itu, kita butuh sponsor tambahan, bisa sampai Rp5 miliar, mengingat kegiatan ini juga melibatkan pengamanan, asuransi, dan kebutuhan lainnya," ujarnya.

Namun, yang paling penting menurut Suhardi Duka adalah memastikan para Passandeq mendapatkan penghargaan dan perhatian selama mengikuti lomba, mengingat mereka harus meninggalkan keluarga untuk sementara waktu.

Sementara itu, Ketua Dewan Pengarah Sahabat Sandeq, Syamsul Samad, menuturkan bahwa ada sejumlah hal menarik dalam pelaksanaan tahun ini.

Salah satunya adalah jumlah peserta yang meningkat.

"Tahun lalu pesertanya 47 perahu, dan tahun ini terkonfirmasi menjadi 56 Sandeq," ucap Syamsul.

"Kami sudah bertemu dengan para Passandeq calon peserta, mendengarkan curhat mereka, dan menampung harapan mereka ke depan. Salah satunya, karena tahun ini hadiahnya naik," sambungnya.

Adapun rute lomba dimulai dari Pantai Bahari Polman, dilanjutkan ke Pamboang, lalu Pamboang–Sendana, Sendana–Deking, dan terakhir Deking–Mamuju.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved