Polman

Harga Gas LPG 3 Kg di Polman Stabil, Harga Beras, Tomat, Cabai, hingga Bawang Meroket

Sementara untuk harga beras di kompleks pasar, kembali mengalami kenaikan Rp 16.500, sebelumnya di angka Rp 16 ribu per satu Kg

Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Abd Rahman
Tribun Sulbar / Fahrun Ramli
STOK GAS ELPIJI - Stok tabung gas tersedia di Kompleks Pasar Sentral Pekkabata Kecamatan Polewali, Polman, Jl Manuggal Kelurahan Pekkabata, Dinas Disdah Polman mendapat tambahan jumlah kuota tabung gas LPG 3 Kg jadi 10.000 Metrik Ton (MT), Kamis (27/2/2025). 

TRIBUN-SULBAR.COM,POLMAN- Harga tabung gas 3 Kilogram (Kg) di Kompleks Pasar Sentral Pekkabata, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) masih stabil di angka Rp 23 ribu, Selasa (8/7/2025).

Tak ada antrean untuk memperoleh tabung gas di sejumlah pangkalan dan pengecer di kompleks pasar.

Hal itu lantaran stok di sejumlah pengecer tetap tersedia, warga tak harus antre untuk menukar tabung kosong.

Baca juga: Harga Beras di Sulbar dan Sulsel Meroket, Pengamat: Bulog Jangan Main‑Main!

Baca juga: Jemput Bola Pajak Kendaraan, Samsat Keliling Mamuju Standby di Kantor Gubernur Sulbar

Sementara untuk harga beras di kompleks pasar, kembali mengalami kenaikan Rp 16.500, sebelumnya di angka Rp 16 ribu per satu Kg.

Selain beras sejumlah kebutuhan dapur lainnya juga mengalami kenaikan seperti, bawang merah, tomat, cabai rawit dan bawang putih.

"Hasil pemantauan di pasar, untuk tabung gas 3 Kg, harganya masih stabil, tidak terjadi lonjakan, yang naik itu beras dan bumbu dapur," ujar kepala Disperindag Polman, Andi Chandra Sigit kepada wartawan.

Dia menjelaskan Pemkab Polman telah mendapat tambahan jumlah kuota tabung gas LPG 3 Kg jadi 10.000 Metrik Ton (MT) pada Februari 2025 lalu.

Penambahan kuota tabung gas ini untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan pada Ramadhan 2025 kemarin.

Dengan adanya tambahan kuota tersebut cukup berpengaruh terhadap harga yang stabil dan stok tetap tersedia.

"Awalnya pangkalan menyampaikan permintaan penambahan kuota tabung, karena volume pemakaian ibu-ibu meningkat waktu Ramadhan kemarin," lanjutnya.

Andi Chandra mengatakan penambahan stok tabung ini akan disebar ke 500 pangkalan tabung gas tersebar di 16 kecamatan.

Dengan adanya penambahan kuota itu, diharapkan dapat mengantisipasi adanya kelangkaan tabung gas.

Dia menegaskan saat ini kebutuhan tabung untuk masyarakat terpenuhi, tanpa adanya gejolak atau riak-riak di masyarakat.

Para pangkalan yang ada di Polman ini juga diberi peringatan agar selalu mematuhi Harga Eceran Tertinggi (HET).

"Jika kita temukan pangkalan bermain curang, kita berikan teguran lewat Surat Peringatan (SP), hingga pemutusan izin usaha," ungkapnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli 

Sumber: Tribun sulbar
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved