STAIN Majene
Film Dakwah Mahasiswa KPI STAIN Majene Angkat Isu Poligami dan Relasi Cinta Beda Agama
Hal ini menunjukkan pendekatan dakwah melalui media film mampu menjangkau audiens yang lebih luas dan heterogen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Mahasiswa-KIP-STAIN-Majene-foto-bersama-usai-pemutaran-film-celah-dan-sekat.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAJENE - Mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) angkatan 2022 Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene telah melaksanakan pemutaran perdana dua film pendek bertajuk “Celah” dan “Sekat”.
Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas akhir semester pada Mata Kuliah Dakwah Multimedia yang dibimbing oleh Muh. Aswad, S.Kom.I., M.Sos.,.
Pemutaran berlangsung di Warkop Neo Alternatif Majene.
Baca juga: 2 Mahasiswa STAIN Majene Jadi Mahasiswa Favorite di Program KKN Nusantara
Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan mahasiswa dari internal STAIN Majene, tetapi juga menarik kehadiran mahasiswa lintas kampus, seperti dari Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar), serta tokoh lintas agama.
Hal ini menunjukkan pendekatan dakwah melalui media film mampu menjangkau audiens yang lebih luas dan heterogen.
Film “Celah” mengangkat topik poligami dalam Islam, menyoroti problematika keadilan dalam praktiknya, baik secara normatif maupun sosial.
Sedangkan “Sekat” mengeksplorasi isu relasi cinta beda agama, yang sering kali menjadi titik sensitif dalam kehidupan masyarakat multikultural.
Kedua film ini merepresentasikan pendekatan dakwah tematik berbasis realitas sosial, serta mengandung pesan moral inklusif.
Dalam sesi diskusi, Dr. Muliadi, S.Ag., M.Sos.I., dosen Prodi KPI STAIN Majene, menegaskan poligami dalam Islam dibolehkan secara syar’i dengan syarat keadilan sebagaimana ditegaskan dalam Surah An-Nisa ayat 3.
“Keadilan menjadi prinsip utama dalam praktik poligami. Tanpa terpenuhinya syarat tersebut, maka dianjurkan untuk menikah dengan satu orang,” jelasnya.(*)
| Di Antara Ijab Kabul dan Cap Negara |
|
|---|
| Suraidah Ajak Maba STAIN Majene Bangun Toleransi di Ruang Digital |
|
|---|
| Giliran Gedung Laboratorium Terpadu STAIN Majene Diklaim Pemilik Lahan |
|
|---|
| Kerugian Capai Ratusan Juta, Rusaknya Rektorat STAIN Majene Sebabkan Layanan Administrasi Dipindah |
|
|---|
| Kanit Tipikor Polres Majene Berkunjung ke Rektorat STAIN Majene, Ini Tujuannya |
|
|---|