Berita Mamuju Tengah
2 Truk Agen LPG di Mateng Rusak, Penyaluran Terhambat, Picu Kenaikan Harga
Meski demikian, pihaknya sudah mendesak agen untuk segera melakukan perbaikan truk agar distribusi gas LPG kembali lancar di wilayah Mamuju Tengah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Tumpukan-tabung-elpiji-3-kilogram-di-kios-Desa-Tobadak-Kecamatan-Tobadak-Kabupaten-Mamuju-Tengah.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH – Harga LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar), tembus Rp40 ribu di tingkat pengecer.
Akibatnya, warga Mateng mengeluhkan kondisi LPG 3 kg yang semakin mencekik.
Kepala Dinas Koperindag Mateng, Colleng Sulaiman, mengatakan dugaan penyebab kenaikan harga tersebut adalah keterlambatan penyaluran LPG ke pangkalan.
Baca juga: Harga Elpiji 3 Kg Melonjak di Mamuju, Stok Pangkalan Aman, Ada Apa?
“Memang beberapa hari terakhir, ada dua truk agen PT Karya Hast yang mengalami kerusakan, sehingga distribusi LPG ke Mateng mengalami keterlambatan,” ucap Colleng saat dikonfirmasi Tribun-Sulbar.com, Senin (7/7/2025).
Meski demikian, pihaknya sudah mendesak agen untuk segera melakukan perbaikan truk agar distribusi gas LPG kembali lancar di wilayah Mamuju Tengah.
“Kami sudah menyampaikan ke agen untuk segera melakukan perbaikan truk, sehingga mudah-mudahan hari ini sudah bagus kembali. Karena memang selama ini ada empat truk yang melakukan distribusi LPG di Mateng untuk PT Karya Hast,” ujarnya.
Terkait lonjakan harga di pengecer atau kios, Colleng mengakui bahwa kondisi tersebut sudah sulit dibendung.
Namun, pihaknya tetap meminta dua agen besar LPG di Mamuju Tengah, yakni PT Putri Karya Lestari dan PT Karya Hast, untuk menekan pangkalannya agar tidak menjual LPG 3 kilogram ke pengecer.
Pasalnya, harga LPG sering dimainkan oleh kios atau pengecer.
“Saya sudah sampaikan ke agen untuk ditekan pangkalannya agar tidak menjual ke pengecer, karena pengecer ini yang biasa memainkan harga hingga melonjak tinggi jauh dari Harga Eceran Tertinggi (HET),” bebernya.
Adapun HET LPG 3 kilogram yang disarankan di wilayah Kabupaten Mamuju Tengah berbeda-beda tiap kecamatan:
Kecamatan Pangale dan Budong-Budong: Rp18.500
Kecamatan Topoyo dan Tobadak: Rp19.000
Kecamatan Karossa: Rp20.000
Sebelumnya diberitakan, harga LPG 3 kilogram (kg) bersubsidi di kios atau pengecer Kabupaten Mamuju Tengah melejit tinggi.
Hal itu dibenarkan oleh seorang ibu rumah tangga, Indah (35), saat ditemui di kediamannya di Desa Topoyo, Kecamatan Topoyo.
Menurutnya, harga LPG 3 kilogram bersubsidi di pengecer bervariasi, mulai dari Rp30 ribu, Rp35 ribu, hingga Rp40 ribu. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Sandi Anugrah
| Harga Ganti Oli Mesin di Mamuju Tengah Naik Rp10 Ribu |
|
|---|
| Warga Paraili Mamuju Tengah Mengaku Dihipnotis OTK, Uang Rp15 Juta Raib |
|
|---|
| Bayi Satu Tahun di Mamuju Tengah Hanyut Terseret Arus Sungai, Ditemukan Meninggal Dunia |
|
|---|
| 73 Siswa SD Inpres Batuparigi Mamuju Tengah Ikuti ASAJ 2026 Selama Lima Hari |
|
|---|
| Jalan Trans Sulawesi di Mamuju Tengah Rusak Parah, Lubang Ditandai Pot Bunga dan Ban Bekas Warga |
|
|---|