Mamasa

Usai Viral Tendang Motor Pedagang Ikan, Anggota Satpol PP Mamasa Akui Kesalahan dan Minta Maaf

Dalam video beredar, oknum Satpol PP Mamasa itu secara brutual menendang gerobok motor hingga plastik berwarna putih berhamburan

Penulis: Hamsah Sabir | Editor: Abd Rahman
Tangkapan layar
Tendang motor pedagang - Tangkapan layar rekaman CCTV saat oknum anggota Satpol PP Mamasa diduga menendang motor pedagang di Mamasa 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kabupaten Mamasa, Muhammad Nawir, angkat bicara perihal anggotanya yang tendang gerobak motor jualan ikan milik pedagang.

Kejadian itu viral di media sosial, video itu memperlihatkan anggota Satpol PP berseregam menendang gerobak motor yang sedang parkir di area taman.

Terlihat para petugas Satpol PP itu sedang melakukan operasi penertiban pedagang ota Mamasa, Kelurahan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat (Sulbar).

Namun, salah satu petugas terekam jelas menggunakan cara tidak etis saat melakuan penertiban.

Baca juga: Profil Farid Wajdi, Suami Wakil Bupati Majene yang Maju di Bursa Calon Sekprov Sulbar

Baca juga: 72 Anggota Paskibra Mateng Sudah Diseleksi, Bulan Depan Mulai Latihan

Dalam video beredar, oknum Satpol PP Mamasa itu secara brutual menendang gerobok motor hingga plastik berwarna putih berhamburan.

Namun pemilik gerobak motor itu pun tidak melakukan perlawanan, ia langsung menaiki kendaraanya.

Sedangkan, satu orang anggota Satpol PP itu menghampiri pedagang lalu membantu mengambil plastik yang berhamburan ke jalan, usai ditendang rekanya.

Lalu, pedagang ikan tersebut langsung meninggalkan lokasi yang dianggap area terlarang untuk berjualan.

Diketahui, video viral tersebut merupakan hasil rekaman  CCTV warga di sekitar lokasi.

Sontak video itu viral itu menuai kritikan dari sejumlah kalangan.

Kasatpol PP Mamasa, Muhammad Nawir, meminta maaf kepada masayarakat atas perbuatan yang dilakukan oleh bawahanya.

Ia mewakili Satpol PP Mamasa, meminta maaf atas insiden tersebut.

Nawir menjelaskan, oknum anggotanya yang ada dalam video itu telah mengakui perbuatannya.

“Mewakili Satpol PP saya minta maaf. Yang bersangkutan saya sudah panggil dan dia mengakui perbuatannya,” jelas Nawir saat dikonfirmasi Tribun-Sulbar.com, Jumat (4/7/2025).

Nawir mengaku, anggotanya telah temui penjual ikan keliling itu dan sudah meminta maaf.

"Hasilnya mereka damai," tutur Nawir.

Ia komitmen kejadian tersebut tidak akan terulang kembali.(*)

Laporan Reporter Tribun-Sulbar.com, Hamsah Sabir

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved