Jumat, 22 Mei 2026

Seleksi Sekprov Sulbar

Kadis PPPA Sulbar Susul Junda dan Farid Wajdi Daftar Calon Sekprov Sulbar

“Kalau tidak melalui aplikasi, tidak bisa diproses. Ini untuk memastikan sistem seleksi berjalan objektif dan terintegrasi,” tegasnya.

Tayang:
Penulis: Suandi | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Kadis PPPA Sulbar Susul Junda dan Farid Wajdi Daftar Calon Sekprov Sulbar
Suandi/Tribun-Sulbar.com
SELEKSI SEKPROV SULBAR - Tiga calon Sekprov yang telah mendaftar melalui aplikasi MyASN, Amir Bando (kiri), Junda Maulana (tengah), dan Farid Wajdi (kanan). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Proses pendaftaran seleksi terbuka jabatan Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulawesi Barat resmi berjalan.

Hingga Kamis (26/6/2025), tercatat sudah tiga pejabat eselon II Pemprov Sulbar yang mendaftarkan diri sebagai calon Sekprov melalui aplikasi MyASN.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Sulbar, Amir Bando, menjadi figur terbaru yang menyusul dua pendaftar sebelumnya, yakni Farid Wajdi (Kepala BPSDM Sulbar) dan Junda Maulana (Kepala Bapperida Sulbar).

Baca juga: Gubernur Suhardi Duka Jawab I Dont Know Saat Ditanya Siapa Sekprov Sulbar Defenitif

Pelaksana Harian (Plh) Sekprov Sulbar, Herdin Ismail, menegaskan seluruh proses pendaftaran dilakukan secara digital demi menjamin transparansi dan akuntabilitas seleksi.

“Per hari ini sudah tiga pendaftar masuk lewat aplikasi MyASN. Pendaftaran hanya bisa dilakukan melalui aplikasi tersebut agar mudah dikontrol dan terjamin sesuai aturan,” jelas Herdin saat dikonfirmasi via WhatsApp.

Lebih lanjut Herdin menyebut, aplikasi MyASN menjadi satu-satunya kanal resmi yang diakui dalam seleksi calon pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkup pemerintahan.

“Kalau tidak melalui aplikasi, tidak bisa diproses. Ini untuk memastikan sistem seleksi berjalan objektif dan terintegrasi,” tegasnya.

Saat ditanya soal kemungkinan dirinya ikut bersaing dalam seleksi, Herdin memilih untuk bersikap netral.

Ia menyatakan, saat ini dirinya hanya menjalankan peran sebagai pelaksana harian untuk mengawal proses seleksi tetap berjalan sesuai regulasi.

“Saya sadar untuk menjadi sesuatu, tidak harus memaksakan diri. Selama kita punya kemampuan dan komunikasi baik, kita tetap bisa berkontribusi. Saat ini, tugas saya hanya memastikan proses seleksi berjalan tertib,” ujarnya. (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Suandi

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved