Berita Mamuju Tengah
Jalan Rusak Parah Nyaris Buat Celaka, Pengendara Minta Jalur Dua Tobadak di Mateng Segera Diperbaiki
Kondisi kian parah saat memasuki musim hujan, karena jalan tergenang sehingga tak Nampak jika jalan itu berlubang.
Penulis: Sandi Anugrah | Editor: Ilham Mulyawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Jalan-rusak-di-jalur-2-Tibadak.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Pengendara motor di Mamuju Tengah mengeluhkan kondisi jalan jalur dua Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar) yang rusak parah.
Kondisi kian parah saat memasuki musim hujan, karena jalan tergenang sehingga tak Nampak jika jalan itu berlubang.
Kondisi demikian kerap membuat pengendara nyaris terjatuh.
Bahkan beberapa pengendara pernah mengalami nasib apes di jalan tersebut.
Suryo, seorang pengendara motor mengaku kesal dengan kerusakan jalan tersebut saat ditemui Tribun-Sulbar.com di lokasi, Minggu (15/6/2025).
Hal itu dikarenakan, dirinya sudah pernah nyungsep saat melintas di jalan tersebut.
Baca juga: Modus Penipuan Dana Kredit Bank BUMN di Majene, Ajukan Kredit Fiktif Nasabah Diberi Fee Rp1 Juta
Baca juga: PSSI Tuntut Fair Play Usai Qatar dan Arab Saudi Ditunjuk Host Babak 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
"Saat itu saya melaju ke arah Tobadak dengan terburu-buru karena ada urusan, tiba-tiba saya dikejutkan ada lubang besar di jalan sehingga saya tak mampu menghindari akhirnya terjatuh," kenangnya saat dirinya mengalami kecelakaan di tempat tersebut.
Dirinya mengatakan, kondisi jalan rusak seperti itu sudah berlangsung lama.
Namun, paling parah sekitar setahun terakhir.
Hal senada disampaikan, Ical seorang pengemudi mobil truk sawit saat ditemui di lokasi, Jalur Dua Benteng Tobadak, Kecamatan Tobadak, Minggu (15/6/2025).
Ia mengatakan, dirinya kendaraan bertonase berat yang dikendarainya nyaris terbalik saat melintas di jalan tersebut.
Mengingat kondisi jalan yang banyak berlubang dengan kedalaman bervariasi, mulai setinggi tumit hingga betis orang dewasa.
Panjang lubang pun bervariasi mulai satu meter hingga lima meter.
Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan, Tribun-Sulbar.com masih melakukan upaya konfirmasi ke pihak PUPR Mateng, dalam hal ini Kabid Bina Marga, Asmadi namun belum ada tanggapan. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Sandi Anugrah
| Satpol PP Mamuju Tengah Razia Pelajar Bolos, 15 Siswa Terjaring di Topoyo dan Tobadak |
|
|---|
| Atlet Catur Muda Mamuju Tengah Dafa Juara 1 Turnamen Kapolda Sulteng 2026 |
|
|---|
| Wakil Ketua DPRD Mateng Sebut Perubahan Nama Sejumlah Desa Perlu Kajian Matang dan Koordinasi Pusat |
|
|---|
| Sejumlah Desa di Mateng Berpotesi Ganti Nama, dari Kesalahan Administrasi hingga Sejarah Tak Jelas |
|
|---|
| Perusahaan Sawit Minim Kontribusi Terhadap PAD Mamuju Tengah, PMII Dorong Pemda Kaji Ulang |
|
|---|