Kamis, 16 April 2026

Berita Mamuju

Rekor 300 Kilogram Sehari, Penggiling Daging di Mamuju Ramai di Hari Raya Kurban

Salah satu penggilingan daging paling ramai di Kompleks Pasar Baru, Jalan Abdul Syakur, Kelurahan Karema, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). 

Tayang:
Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Rekor 300 Kilogram Sehari, Penggiling Daging di Mamuju Ramai di Hari Raya Kurban
Tribun Sulbar / Suandi
Giling Daging - Pelanggan yang antre untuk menggiling daging miliknya di Kompleks Pasar Baru, Jl Abdul Syakur, Keluruhan Karema, Kabupaten Mamuju, Senin (9/6/2025). Seorang penyedia jasa penggilingan daging, Sulfahri, mengaku usahanya mengalami lonjakan pelanggan secara drastis selama hari raya Idul Adha. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Pengusaha penggilingan daging di Mamuju ramai pelanggan di momen hari raya kurban Idul Adha 2025. 

Salah satu penggilingan daging paling ramai di Kompleks Pasar Baru, Jalan Abdul Syakur, Kelurahan Karema, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar). 

Baca juga: Truk Pengangkut Mobil Alami Rem Blong di Tapalang Mamuju, Timpa Sepeda Motor dan 2 Orang Luka

Baca juga: Niat Kelabui Polisi Saat ke Polsek Wonomulyo Ambil Motornya, Pemuda Curi Kotak Amal Ditangkap

Penggilingan daging milik Sulfahri ini ramai di hari lebaran dan setelah lebaran. 

Pantauan Tribun-Sulbar.com, puluhan warga tampak mengantre untuk menggiling daging kurban mereka.

Sulfahri, mengaku usahanya mengalami lonjakan pelanggan secara drastis selama hari raya Idul Adha. 

Menurutnya, dalam sehari ia bisa menggiling lebih dari 300 kilogram daging.

Jauh meningkat dibandingkan hari-hari biasa yang hanya sekitar 20 kilogram per hari.

“Iya, rata-rata per hari lebih dari 300 kilogram kalau saat Idul Adha. Biasanya hanya 20 kilogram per hari,” ujar Sulfahri saat diwawancarai di sela-sela kesibukannya, Senin (9/6/2025). 

Sulfahri menambahkan, sebagian besar pelanggan memilih menggiling daging untuk kemudian diolah menjadi bakso. 

Hal ini menjadi tren tersendiri di masyarakat yang ingin menyajikan olahan daging kurban dalam bentuk yang lebih praktis dan tahan lama.

Untuk setiap kilogram daging yang digiling, pelanggan dikenakan biaya sebesar Rp 40 ribu. 

Harga tersebut sudah termasuk layanan pencampuran bumbu sehingga daging siap diolah sesuai keinginan konsumen.

“Rp 40 ribu per kilogram itu sudah komplit dengan bumbunya. Jadi tinggal diolah jadi bakso atau makanan lainnya,” jelas Sulfahri.

Dengan rata-rata volume penggilingan mencapai 300 kilogram per hari, usaha Sulfahri mampu menghasilkan omzet hingga Rp 12 juta dalam sehari selama momen Idul Adha.(*)

Laporan Reporter Tribun Sulbar Suandi 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved