Selasa, 5 Mei 2026

Harga Bahan Pokok

Pasokan Melimpah, Harga Bahan Pokok di Pasar Lama Mamuju Turun Drastis

Pantauan Tribun-Sulbar.com, harga komoditas cabai dan bawang mulai merosot dalam beberapa hari terakhir.

Tayang:
Penulis: Andika Firdaus | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Pasokan Melimpah, Harga Bahan Pokok di Pasar Lama Mamuju Turun Drastis
Andika Firdaus/Tribun-Sulbar.com
HARGA BAHAN POKOK – Jasar saat melayani pembeli di Pasar Lama Mamuju, Jalan Pasar Sintra Lamas, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), Sabtu (24/5/2025). Komoditas seperti cabai besar, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih kini lebih terjangkau berkat melimpahnya pasokan dari hasil panen serentak di berbagai daerah, baik di Sulawesi Barat maupun luar provinsi. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Harga sejumlah bahan pokok di Pasar Lama Mamuju, Jalan Pasar Sentral, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat (Sulbar), mengalami penurunan signifikan, Sabtu (24/5/2025).

Komoditas seperti cabai besar, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih kini lebih terjangkau berkat melimpahnya pasokan dari hasil panen serentak di berbagai daerah, baik dari Sulawesi Barat maupun luar provinsi.

Pantauan Tribun-Sulbar.com, harga komoditas cabai dan bawang mulai merosot dalam beberapa hari terakhir.

Baca juga: Harga Bahan Pokok di Pasangkayu Turun, Pedagang Sebut Belum Normal

Seorang pedagang, Jasar, mengakui adanya penurunan harga disebabkan banyaknya pasokan barang yang masuk ke pasar.

“Banyak barang masuk dari Makassar, Enrekang, ditambah lagi dari Tapalang, jadi harganya otomatis turun,” jelas Jasar saat ditemui di Tribun-Sulbar.com, pagi.

Jasar mengungkapkan, harga cabai merah besar yang semula Rp45 ribu per kilogram kini turun menjadi Rp38 ribu per kilogram.

Sementara itu, cabai keriting turun dari Rp45 ribu menjadi Rp35 ribu per kilogram.

Penurunan harga juga terjadi pada bawang merah, dari awalnya Rp35 ribu menjadi Rp30 ribu per kilogram.

Untuk bawang putih, harganya kini berada di kisaran Rp40 ribu per kilogram, turun dari Rp45 ribu, bahkan bisa mencapai Rp38 ribu tergantung kualitas barang.

“Penurunan harga ini terjadi sejak tiga hari terakhir,” terangnya.

Meski harga turun, ia mengeluhkan adanya penurunan minat beli di pasar.

“Biasanya pedagang warung itu ambil 3 kilo, sekarang secukupnya saja,” imbuhnya.

Jasar berharap kondisi ini segera membaik dan daya beli masyarakat kembali meningkat. (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com: Andika Firdaus

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved