Berita Pasangkayu
Harga Bahan Pokok di Pasangkayu Turun, Pedagang Sebut Belum Normal
Kata Rosna, saat ini harga bahan pokok juga belum stabil, kadang turun kadang naik.
Penulis: Taufan | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Aktivitas-jual-beli-di-lapak-Rosna-salah-satu-pedagang-di-Pasar-Desa-Randomayang-Pasangkayu.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Sejumlah bahan pokok di pasar Desa Randomayang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu mengalami penurunan harga yang cukup signifikan.
Salah satu pedagang, Rosna, saat ditemui di lapaknya, menyebutkan bahwa penurunan harga bahan pokok ini berkisar antara Rp5.000 sampai Rp30.000 dari harga sebelumnya.
"Meski sudah turun, tapi harganya masih belum normal," ucapnya pada Sabtu (10/5/2025).
Baca juga: Harga Cabai Merah Besar di Pasar Lama Mamuju Meroket, Cabai Rawit Anjlok Rp30 Ribu per kilogram
Kata Rosna, saat ini harga bahan pokok juga belum stabil, kadang turun kadang naik.
Seperti cabai keriting, misalnya, saat ini dibanderol dengan harga Rp53.000 per kg, dari harga sebelumnya yang mencapai Rp80.000 per kg.
"Apalagi menjelang Lebaran kemarin, harganya sampai Rp90.000 per kg," kata Rosna.
Menurutnya, harga cabai keriting masih belum terbilang normal karena biasanya hanya Rp30.000 sampai Rp40.000 saja.
Selanjutnya, tomat juga mengalami penurunan harga, dari Rp15.000 per kg menjadi Rp10.000 per kg.
"Harga normalnya itu biasanya hanya Rp5.000 per kg," ujarnya.
Selain itu, bawang merah saat ini mengalami penurunan cukup drastis, dari harga Rp50.000 per kg menjadi Rp33.000 per kg.
Sementara itu, bawang putih hanya sedikit mengalami penurunan harga, dari Rp45.000 per kg menjadi Rp42.000 per kg.
Terakhir, cabai rawit juga mengalami penurunan harga dari Rp70.000 per kg menjadi Rp40.000 per kg.
Penurunan harga sejumlah bahan pokok ini tidak terlalu berpengaruh pada daya beli masyarakat.
"Walaupun harga naik ataupun turun, tidak ada pengaruhnya, tetap seperti biasa saja," tambah Rosna. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Taufan
| Warga Pasangkayu Terjebak di Rumah Akibat Kunci Macet, Tim Rescue Bertindak Cepat |
|
|---|
| Remaja 14 Tahun Bobol Kotak Amal di Pasangkayu Disanksi Bersihkan Masjid 1 Bulan |
|
|---|
| Klarifikasi - Kasat Reskrim Klaim Tak Ada Paksaan Minum Alkohol di Anjungan Pasangkayu |
|
|---|
| Drainase Tertutup Tanah, Jalan Pattimura Pasangkayu Rawan Banjir saat Hujan |
|
|---|
| Air Bersih Belum Mengalir Merata di Kalibamba Pasangkayu, Warga Pertanyakan Proyek Rp1,36 Miliar |
|
|---|