Kamis, 4 Juni 2026

Jusuf Manggabarani Wafat

Jusuf Manggabarani di Mata Febrianto Wijaya: Sosok Low Profile, Teladan, Humanis, dan Pemberani

Ia mengungkapkan mengenal sosok Komjen Pol (Purn) Jusuf Manggabarani karena memiliki hobi yang sama.

Tayang:
Penulis: Andika Firdaus | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Jusuf Manggabarani di Mata Febrianto Wijaya: Sosok Low Profile, Teladan, Humanis, dan Pemberani
istemewa
KABAR DUKA - Kabar duka menyelimuti institusi Kepolisian Republik Indonesia. Komjen Pol (Purn) Drs. Jusuf Manggabarani, seorang jenderal bintang tiga asal Makassar yang pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), meninggal dunia hari ini, Selasa (20/5/2025). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Kepergian Komjen Pol (Purn) Jusuf Manggabarani meninggalkan duka dan kenangan mendalam bagi banyak pihak, termasuk Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mamuju, Febrianto Wijaya.

Menurut Febrianto, Jusuf Manggabarani adalah pribadi yang low profile, teladan, humanis, dan pemberani.

Ia mengungkapkan mengenal sosok Komjen Pol (Purn) Jusuf Manggabarani karena memiliki hobi yang sama.

Baca juga: Anggota DPRD Mamuju Febrianto Minta PDAM Tirta Manakarra Evaluasi Tarif Pembayaran Pelanggan

"Kami memiliki hobi memancing, jadi terkadang itu kami sama-sama mancing dan banyak bercerita serta mengajarkan tentang kehidupan," ujar Febrianto kepada wartawan Tribun-Sulbar.com, Rabu (21/5/2025).

Ia menyoroti bagaimana Jusuf Manggabarani, meskipun memiliki posisi dan pengaruh, selalu menunjukkan kerendahan hati.

"Tentunya kami sangat kehilangan dan saya yakin bukan cuma saya saja yang merasakan, tapi semuanya," tutur Febrianto.

Febrianto mengungkapkan, momen paling berkesan bersama almarhum yakni ketika memancing pada tahun 2020.

"Ia membawa kapalnya ke Mamuju dan menyampaikan kepada saya untuk menyimpan kapalnya di Mamuju untuk dipakai memancing, tapi pada saat itu saya menolak karena tidak bisa merawat kapal karena terlalu besar," ungkapnya.

Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Mamuju tersebut juga mengenang kepedulian Jusuf Manggabarani saat gempa Mamuju pada tahun 2021.

"Almarhum juga menjadi orang pertama yang menanyakan keadaan saya dan dua hal ini sangat berkesan," terangnya.

Selain itu, tak kalah mengesankan, ia pernah memancing bersama mengelilingi Selat Makassar pada tahun 2015.

"Mulai dari Taka Ambo, Taka Timur, Taka Butung-butungan, sampai Kota Makassar," ujarnya.

Selain sikap low profile, Febrianto juga menyebut Jusuf Manggabarani sebagai sosok yang patut diteladani.

"Banyak sekali hal yang bisa kita contoh dari beliau. Dari cara beliau bekerja, berinteraksi, hingga bagaimana beliau menghadapi berbagai tantangan. Beliau adalah teladan," imbuhnya.

Kesaksian Febrianto Wijaya ini memperkaya gambaran publik tentang Jusuf Manggabarani, menunjukkan bahwa di balik citra publiknya, terdapat pribadi yang berintegritas tinggi dan menginspirasi banyak orang. (*)

Laporan Wartawan Tribun Sulbar: Andika Firdaus

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved