Berita Mamuju Tengah
Warga Mateng Kini Punya CFD, Lokasinya di KTM Tobadak Tiap Hari Minggu Mulai Jam 6 Pagi
setelah launching Car Free Day ini, masyarakat dan pegawai pemerintah akan diajak meramaikan setiap akhir pekan.
Penulis: Sandi Anugrah | Editor: Ilham Mulyawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Peluncuran-Car-Free-day-di-Mateng.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Kini warga Tobadak, Mamuju Tengah mempunyai Kawasan Cr Free Day (CFD).
Tepatnya di kawasan kompleks Kota Terpadu Mandiri (KTM) Tobadak.
"Car Free Day ini kita berlakukan setiap hari Minggu," ucap Arsal Aras, Bupati Mateng usai meluncurkan secara resmi CFD di alun-alun KTM Tobadak, Kecamatan Tobadak, Minggu (18/5/2025).
Ia menjelaskan, setelah launching Car Free Day ini, masyarakat dan pegawai pemerintah akan diajak meramaikan setiap akhir pekan.
Arsal menegaskan, Car Free Day ditetapkan Pemkab Mateng mulai pukul 06.00 - 10.00 WITA.
Baca juga: IDENTITAS Mayat Pria Ditemukan di Teras Masjid di Desa Botteng Mamuju, Asal Malunda Majene
Baca juga: Pria Malunda Sempat Ngeluh Sakit Perut Sebelum Ditemukan Meninggal di Botteng Mamuju
Dimana, di waktu tersebut kendaraan motor dan mobil tidak diizinkan masuk ke kawasan KTM Tobadak.
Berbeda halnya sepeda, tetap diizinkan masuk begitupun masyarakat berjalan kaki atau lari santai.
"Banyak manfaat didapatkan selama pemberlakuan Car Free Day, misal untuk kesehatan, mengurangi stress, mengurangi polusi, kemudian mengurangi polusi suara hingga membangun kebersamaan.
"Termasuk manfaat ekonomi untuk usaha kecil dan menengah dengan menyediakan ruang untuk berjualan produk local," terang Arsal.
Pantauan Tribun-Sulbar.com, launching Car Free Day di alun-alun KTM Tobadak diikuti ribuan masyarakat Mamuju Tengah.
Terlihat, mereka sangat antusias menyambut program Car Free Day ini. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Sandi Anugrah
| Satpol PP Mamuju Tengah Razia Pelajar Bolos, 15 Siswa Terjaring di Topoyo dan Tobadak |
|
|---|
| Atlet Catur Muda Mamuju Tengah Dafa Juara 1 Turnamen Kapolda Sulteng 2026 |
|
|---|
| Wakil Ketua DPRD Mateng Sebut Perubahan Nama Sejumlah Desa Perlu Kajian Matang dan Koordinasi Pusat |
|
|---|
| Sejumlah Desa di Mateng Berpotesi Ganti Nama, dari Kesalahan Administrasi hingga Sejarah Tak Jelas |
|
|---|
| Perusahaan Sawit Minim Kontribusi Terhadap PAD Mamuju Tengah, PMII Dorong Pemda Kaji Ulang |
|
|---|