Kebakaran Polman

21 Rumah Hangus di Polman Selama 4 Bulan Terakhir, 8 Ekor Kambing Ikut Terpanggang

Sejumlah kecamatan padat penduduk seperti Wonomulyo, Tinambung, Campalagian, dan Polewali menjadi lokasi terjadinya insiden ini

Editor: Abd Rahman
tangkapan layar
Kebakaran rumah di Taduang, Lingkungan Lalampanua, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), Selasa (20/8/2024), (Foto/Warga).Data dari Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pemadam Kebakaran (Damkar) Polman menunjukkan adanya 21 insiden kebakaran rumah hingga Selasa (13/5/2025). 

TRIBUN-SULBAR.COM,POLMAN- Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) mencatatkan peningkatan kasus kebakaran rumah yang signifikan dalam empat bulan terakhir tahun 2025. 

Data dari Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pemadam Kebakaran (Damkar) Polman menunjukkan adanya 21 insiden kebakaran rumah hingga Selasa (13/5/2025).

Kebakaran tersebut mengakibatkan 13 rumah rusak berat dan delapan rumah rusak sedang. 

Sejumlah kecamatan padat penduduk seperti Wonomulyo, Tinambung, Campalagian, dan Polewali menjadi lokasi terjadinya insiden ini.

Meskipun tidak ada laporan korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan kerugian materil berupa terbakarnya delapan ekor kambing, dua sepeda motor, dan satu mobil milik warga.

Kepala UPTD Damkar Polman, Imran, menjelaskan bahwa penyebab kebakaran bervariasi, namun yang paling sering adalah arus pendek listrik atau korsleting, kebocoran tabung gas, dan percikan api dari kayu bakar.

Korsleting listrik menjadi penyebab utama yang menghanguskan 10 rumah. 

Kelalaian saat memasak juga menjadi faktor penyebab lainnya.

Imran mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi kebakaran, terutama saat memasak dan memperhatikan instalasi listrik di rumah.

Baca juga: Wagub Salim Tegas Minta Sengketa Agraria Warga & Perusahaan Sawit Diselesaikan,Akan Bawa ke Jakarta

Baca juga: Kantongi sabu 1,29 Gram Senilai Rp1,8 juta 2 Warga Tikke Pasangkayu Diciduk Polisi di Kosan

Untuk penanganan kebakaran, Damkar Polman memiliki 97 personel yang siaga 24 jam dan didukung oleh sejumlah armada pemadam kebakaran yang ditempatkan di posko utama serta beberapa kecamatan. 

Masyarakat dapat menghubungi nomor 042822113 untuk melaporkan kejadian kebakaran.(*)

Sumber: Tribun sulbar
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved