Berita Polman
Kakak Beradik di Mapilli Polman Ribut Soal Batas Tanah APH Turun Tangan Damaikan
Problem solving ini digelar untuk menyelesaikan permasalahan batas tanah antarwarga, sehingga tidak berpotensi menimbulkan ketegangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/pengukuran-batas-tanah-dua-bersaudara.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN – Kakak beradik di Desa Rumpa, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polman, Sulawesi Barat inisial SN (60) dan SL (60) ribut soal batas tanah.
Berdasarkan keterangan diterima, kedua belah pihak sama -sama bersikeras mengakui bahwa batas lokasi tanah sudah sesuai, untuk mencegah terjadinya permasalahan yang tidak diinginkan karna keduanya bersaudara kandung, maka Aparat Penegak Hukum (APH) Bhabinkamtibmas Desa Rumpa Aipda Muhammad Anis bersama Babinsa Koramil Serka Hamsah Buddu menggelar problem solving, Selasa (6/5/2025).
Problem solving ini digelar untuk menyelesaikan permasalahan batas tanah antarwarga, sehingga tidak berpotensi menimbulkan ketegangan.
"Kedua belah pihak dipertemukan di lokasi untuk menentukan batas lokasi yang sebenarnya, setelah dimediasi akhirnya batas tanah lokasi sudah disetujui dan disaksikan oleh aparat Desa Rumpa yaitu Sekdes Desa Rumpa Lukman bersama Kepala Dusun," ujar Aipda Muhammad Anis.
Baca juga: Pemkab Mamuju Ajukan Proposal Bantuan Rp4 M Perbaikan Pipa Air, TAPD Akan Lihat Kemampuan FIskal
Baca juga: Kasihan ! Kurir di Majene Kehilangan Mata Pencaharian, Motor & HP Dicuri saat Tertidur di Masjid
Mediasi dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.
Dengan pendekatan kekeluargaan dan mediasi yang adil, akhirnya dicapai kesepakatan bersama terkait batas tanah yang disengketakan.
Langkah kolaboratif ini mendapat apresiasi dari masyarakat karena dinilai efektif mencegah konflik berkepanjangan serta memperkuat kepercayaan warga terhadap aparat keamanan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang telah menyelesaikan masalah ini secara damai dan adil,” ujar salah satu warga yang terlibat.
Upaya ini menjadi contoh nyata bahwa sinergi antara TNI dan Polri sangat berperan penting dalam menjaga ketertiban dan menyelesaikan persoalan masyarakat di tingkat akar rumput. (*)
| 2 Gitar Yamaha Senilai Rp1,6 Juta Dicuri OTK dari Sekolah Rakyat di Binuang Polman |
|
|---|
| Dulu Tukang Becak, Kisah Supardi Sukses Jadi Produsen Kerupuk Omzet Jutaan Rupiah di Polman |
|
|---|
| Sering BAB Sembarang Tempat Polisi dan Petugas Puskesmas Amankan ODGJ di Mapilli Polman |
|
|---|
| Sungai di Kelurahan Darma Polman Dikeruk Sepanjang 300 Meter untuk Atasi Banjir |
|
|---|
| Produsen Kerupuk di Polman Terpaksa Rumahkan Karyawan Imbas Lonjakan Harga Minyak dan Plastik |
|
|---|