PPPK 2025
2.700 Pendaftar PPPK Gelombang 2 di Polman Tes 8 Mei 2025, Akan Diterima 274
BKPP Polman mencatat 2.700 pendaftar PPPK ini akan memperebutkan kuota sebanyak 274 penerimaan.
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Sejumlah-calon-PPPK-tahap-satu-dinyatakan-lulus-seleksi-mengikuti-tahapan-pembuatan-rekening-gaji.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mencatat sebanyak 2.700 pendaftar PPPK tahap II 2025, Selasa (29/4/2025).
Mereka akan mengikuti tes CAT pada 8 Mei 2025 mendatang di BKN Makassar dan BKN Mamuju.
BKPP Polman mencatat 2.700 pendaftar PPPK ini akan memperebutkan kuota sebanyak 274 penerimaan.
Baca juga: 326 PPPK Polman Lulus Seleksi Tahap 1 Mulai Buat Buku Rekening, Gaji Nontunai
Dengan rincian formasi terdiri dari tenaga teknis, tenaga kesehatan, dan tenaga pendidikan.
Kepala Bidang Pengadaan Informasi BKPP Polman Andi Ilham Jaya mengatakan pendaftar PPPK tahap dua di Polman tes di dua tempat.
Seperti di BKN Makassar sebanyak 400 orang dan di BKN Mamuju sebanyak 2.300 orang.
"Jadwal tesnya pada 8 Mei 2025 mendatang, ada di Makassar dan Mamuju, jumlahnya keseluruhan sebanyak 2.700 pendaftar," kata Andi Ilham Jaya kepada wartawan.
Dai mengatakan untuk tahap kedua ini, pendaftar akan banyak diterima untuk tenaga teknis.
Kemudian menyusul tenaga guru yang belum terakomodir pada tahap pertama seperti tenaga PJOK.
Andi Ilham menyebut tenaga kesehatan juga banyak akan mengikuti tes pada gelombang kedua ini.
"Kita himbauan agar selalu cek itu akun pendaftaran, dan selalu menyimak informasi terbaru dari panselnas," ungkapnya.
Andi Ilham menambahkan untuk penerimaan PPPK tahun 2025 ini sebanyak 600 orang.
Terbagi menjadi dua tahap atau gelombang, pada gelombang pertama telah diterima sebanyak 326.
Sementara untuk gelombang kedua tersisa kuota sebanyak 274 dengan jumlah akan ikut tes sebanyak 2.700 orang.
Untuk pengangkatan PPPK 2025 ini kata Andi Ilham masih terus menunggu penyesuaian jadwal dari BKN Pusat.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli