Rabu, 20 Mei 2026

Libur Lebaran 2025

Objek Wisata Pulau Pasir Putih Polman Rusak Diterjang Ombak, Pengunjung Sepi

Pulau pasir putih atau Gusung Toraja terletak di Kelurahan Amassangan awalnya terkenal dengan spot foto menarik.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Objek Wisata Pulau Pasir Putih Polman Rusak Diterjang Ombak, Pengunjung Sepi
Makumir
PULA PASIR PUTIH - Mushola dan sejumlah fasilitas lainnya di objek wisata Pulau Pasir Putih Gusung Toraja Kabupaten Polman rusak dihantam ombak akibat abrasi pantai. Obyek wisata ini terletak di Kelurahan Amassangan, Kecamatan Binuang. 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Sejumlah fasilitas di obyek wisata Pulau Pasir Putih yang berada di Kelurahan Amassangan, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) mengalami kerusakan lantaran diterjang abrasi, Jumat (4/4/2025).

Kondisi ini pun berdampak terhadap obyek wisata jadi sepi pengunjung di momen libur lebaran.

Pulau pasir putih atau Gusung Toraja terletak di Kelurahan Amassangan awalnya terkenal dengan spot foto menarik.

Baca juga: Pantai Koa-koa, Destinasi Wisata Bahari Favorit Masyarakat Pasangkayu di Hari Libur

Pengunjung sering kali menginap di pulau ini, terdapat vila dan mushola serta kamar ganti sebagai fasilitas.

Kini mushalla, toilet, aula, gazebo dan beberapa fasilitas lainnya mengalami kerusakan cukup parah.

Kerusakan ini akibat abrasi pantai serta dampak cuaca buruk menerjang Pulau Pasir Putih.

Salah satu bangunan yang paling mengalami kerusakan cukup parah adalah mushalla. 

Seluruh bangunannya sudah hancur diterjang gelombang tinggi dan angin kencang. 

Beberapa bagian bangunan mulai dari dinding, lantai atap roboh, tidak lagi dapat difungsikan.

Salah satu pengunjung bernama Ardiansyah mengatakan kondisi ini sangat berbeda dengan tahun sebelumnya. 

"Sebelum kawasan Pulau Pasir Putih diterjang abrasi, masih jadi pilihan untuk liburan, kini sudah tidak menarik lagi," kata Ardiansyah kepada wartawan.

Disebutkan fasilitas lainnya seperti gazebo, toilet dan aula juga rusak dan sudah ada yang ambruk.

Ardiansyah mengaku tidak nyaman berkunjung karena fasilitas di tempat ini sudah tidak berfungsi.

"Seperti toilet yang tidak dapat digunakan lagi, kita berharap pengelola wisata dan dinas terkait membenahi fasilitas di obyek wisata ini," lanjutnya.

Sementara itu pengelola wisata Makumir mengatakan kondisi abrasi pantai ini telah terjadi sejak tiga tahun terakhir.

Makumir menyebut kondisi ini berdampak terhadap jumlah pengunjung menurun drastis dibandingkan tahun sebelumnya.

"Jika telah memasuki musim libur lebaran, obyek wisata pulau pasir putih ini pasti selalu ramai pengunjung, namun tahun ini jumlah pengunjung menurun drastis hingga 70 persen," kata Makumir.

Makumir berharap pemerintah daerah dapat membangun tanggul pemecah ombak di sekeliling pulau ini.

Agar dapat menyelamatkan obyek wisata dari abrasi sehingga wisatawan dapat kembali ramai datang  berkunjung.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved