Perkelahian Antar Warga
Bentrok 2 Kelompok Warga Pecah di Mambi Mamasa, Berawal Perkelahian Antar Pemuda Setempat
Ketika polisi melakukan monitoring, sekitar 150 warga Lombongan terlihat berkumpul dengan membawa balok kayu, diduga bersiap melakukan aksi balasan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Proses-mediasi-perkelahian-antar-dua-kelompok-warga-di-Mamasa.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Ketegangan terjadi antara warga Lingkungan Lombongan dan Lingkungan Pepana, Kelurahan Talippuki, Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat pada Sabtu (29/3/2025) malam.
Insiden ini bermula perkelahian antar pemuda dari kedua lingkungan yang berujung pada aksi saling serang.
Situasi mulai memanas sekitar pukul 18.30 WITA, ketika dua pemuda dari Lingkungan Lombongan, yakni S (25) dan F (17) terlibat perkelahian dengan pemuda dari Lingkungan Pepana.
Akibat kejadian itu, S mengalami luka lecet di kaki dan perutnya.
Sekitar satu jam kemudian, ketegangan meningkat ketika sekelompok pemuda dari Lingkungan Pepana sekitar 15 orang, diduga mendatangi wilayah Lombongan dan melakukan pemukulan serta pelemparan saat warga sedang melaksanakan salat Isya.
Kejadian ini memicu kemarahan warga Lombongan yang langsung keluar dari masjid dan melakukan pengejaran terhadap para pelaku.
Ketika polisi melakukan monitoring, sekitar 150 warga Lombongan terlihat berkumpul dengan membawa balok kayu, diduga bersiap melakukan aksi balasan.
Aparat kepolisian dari Polsek Mambi bersama personel Koramil Mambi segera turun tangan untuk meredam situasi.
Upaya persuasif dilakukan guna mencegah bentrokan lebih lanjut.
Bentrok tersebut mengakibatkan beberapa warga mengalami luka-luka.
Dari pihak Lombongan, seorang pria berusia 58 Tahun mengalami luka robek di kepala, sementara F (17) mengalami luka lecet di lutut.
Dari pihak Pepana, beberapa orang mengalami luka memar dan lecet.
Baca juga: Diprediksi Hujan Simak Prakiraan Cuaca di Hari Raya Idulfitri 31 Maret Besok Wilayah Sulawesi Barat
Baca juga: Prediksi BMKG: Sulbar Hujan di Hari Lebaran, Majene Polman Hujan Ringan
"Kami terus melakukan pendekatan kepada warga untuk menenangkan situasi. Empat warga dari Lingkungan Pepana telah melaporkan kejadian tersebut ke Polres Mamasa, sedangkan warga Lombongan menunggu kedatangan tim Reskrim untuk memberikan keterangan," ujar Kapolsek Mambi, IPTU Samson.
Guna mencegah bentrokan susulan, terutama menjelang takbiran keliling, aparat kepolisian tetap melakukan monitoring serta berkoordinasi dengan tokoh masyarakat setempat.
Polisi juga mengimbau warga agar menahan diri dan menyerahkan penyelesaian masalah ini kepada pihak yang berwenang.
"Kami akan melaksanakan penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan untuk mengungkap akar permasalahan dan memberikan efek jera kepada para pelaku," ia menambahkan.
Hingga saat ini, situasi di kedua lingkungan berangsur kondusif, namun aparat keamanan masih bersiaga untuk memastikan tidak ada bentrokan lanjutan. (*)