Selasa, 2 Juni 2026

Berita Pasangkayu

Keluhan Warga Dusun Boya Pasangkayu Sudah 6 Tahun Gunakan Jembatan Batang Kelapa

Dia menjelaskan tahun 2017 lalu, jembatan yang awalnya berbahan beton itu rusak akibat diterjang banjir.

Tayang:
Penulis: Taufan | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Keluhan Warga Dusun Boya Pasangkayu Sudah 6 Tahun Gunakan Jembatan Batang Kelapa
Taufan/Tribun-Sulbar.com
JEMBATAN BATANG KELAPA-Kondisi jembatan batang kelapa penghubung antar dusun, di Dusun Boya, Desa Pangiang, Kecamatan Bambalamotu Pasangkayu, Senin (24/3/2025), warga mengeluh sudah 6 tahun mereka gunakan batang kelapa sebagai jembatan, tapi belum dibenahi. 

TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Warga Dusun Boya, Desa Pangiang, Kecamatan Bambalamotu sampai saat ini masih menggunakan batang kelapa sebagai jembatan.

Salah satu warga bernama Abidin saat dikonfirmasi mengatakan, terhitung sudah kurang lebih 6 tahun mereka menggunakan batang kelapa itu, sebagai jembatan penghubung antar dusun.

Dia menjelaskan tahun 2017 lalu, jembatan yang awalnya berbahan beton itu rusak akibat diterjang banjir.

Baca juga: Sering Makan Korban, Warga Tambung Papalang Gotong Royong Bangun Jembatan Kayu yang Rusak

"Nah setelah itu, kami gunakan batang kelapa sampai sekarang, itupun menggunakan dana swadaya masyarakat," ujarnya, Senin (24/3/2025).

Bahkan, sudah beberapa kali warga mengganti batang kelapa tersebut jika sudah lapuk, menggunakan dana yang dikumpul dari masyarakat.

Selain itu, warga juga kerap meminta sumbangan di pinggir jalan, demi membayar batang kelapa yang digunakan.

"Sudah sering kami minta sumbangan di pinggir jalan, karena kami harus bayar batang kelapa dengan sertu yang dipakai untuk menimbunnya," tambah Abidin.

Dia mengatakan, akibat batang kelapa yang digunakan sering licin dan lapuk, beberapa pengendara jatuh saat melintasi jembatan tersebut.

"Bahkan ada yang jatuh langsung ke sungai," singkatnya.

Jembatan tersebut juga merupakan akses utama bagi warga jika ingin ke kota Pasangkayu.

Warga sangat berharap agar pemerintah segera memperbaiki jembatan tersebut.

Sementara itu, salah satu anggota DPRD Pasangkayu, Arham Bustaman juga pernah menanggapi terkait permasalahan ini.

Hal itu menurutnya sudah pernah ia konfirmasi ke Dinas PUPR Pasangkayu, namun belum ditanggapi.

Arham juga meminta kepada Kepala Desa Pangiang, untuk membuat proposal agar bisa diteruskan ke DPRD Provinsi, agar jembatan tersebut bisa segera dibenahi.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved