Sabtu, 23 Mei 2026

Berita Polman

Akses Jalan di Desa Sumarrang Polman Terputus Akibat Longsor, 1 Dusun Terisolir

Jalan Penghubung antara dusun itu terputus akibat longsor usai hujan deras mengguyur daerah ini.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Akses Jalan di Desa Sumarrang Polman Terputus Akibat Longsor, 1 Dusun Terisolir
Sudirman
LONGSOR TUTUP JALAN - Akses jalan desa putus akibat tanah longsor di Dusun Pummossi, Desa Sumarrang, Kecamatan Campalagian, Kabupaten, Polman, Sulbar, Senin (17/3/2025). Putusnya jalan tersebut mengakibatkan satu dusun terisolir, tak ada jalan pintas lainya. Dok Sudirman. 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Akses jalan desa putus akibat tanah longsor di Dusun Pummossi, Desa Sumarrang, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, (Sulbar), Senin (17/3/2025).

Putusnya jalan tersebut mengakibatkan satu dusun terisolir, tak ada jalan pintas lainya.

Jalan Penghubung antara dusun itu terputus akibat longsor usai hujan deras mengguyur daerah ini.

Baca juga: Jalan Penghubung Desa di Kecamatan Pana Mamasa Putus Akibat Longsor

Materi longsor berupa bongkahan tanah dan pepohonan menimpa akses jalan beton.

Sehingga jalan beton itu amblas dan akhirnya terputus, kendaraan roda dua dan empat tak dapat melintas.

Kepala Desa Sumarrang, Sudirman mengatakan satu dusun terisolir berjumlah kurang lebih 100 rumah warga.

"Jalan longsor, terputus, kita butuh alat berat untuk membersihkan material longsor," kata Sudirman kepada wartawan.

Sudirman menyebut jalan longsor ini menghubungkan Dusun Rondongan, Galung dan Pummossi.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, kata Sudirman, hanya menyebabkan warga bermukim di Dusun Pummossi terisolir.

“Tidak ada korban. Kurang lebih 150 jiwa terisolir di sana, karena ada 100 rumah warga," ujarnya.

Dia berharap pemerintah kabupaten mengirim alat berat untuk membenahi jalan yang putus akibat longsor.

Sementara itu, Plt Kepala BPBD Polman Muhammad Faizal menyebut pihaknya sementara melakukan assessment untuk langkah penanganan lebih lanjut.

“Anggota sudah menuju lokasi melakukan assessment untuk dilakukan langkah penanganan lebih lanjut," kata Muhammad Faizal kepada wartawan.

Diakui Faizal, jalan yang putus akibat longsor sama sekali tidak bisa dilalui kendaraan.

Baik roda dua maupun roda empat termasuk pejalan kaki, serta tak ada jalan pintas.

Pihaknya kini berkoodinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk menerjunkan alat berat ke lokasi.

“Kalau roda dua tidak bisa lewat, apalagi roda empat, pejalan kaki kalau kita lihat dari hambar juga tidak bisa melintas," pungkasnya.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Fahrun Ramli 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved