Breaking News
Rabu, 3 Juni 2026

Berita Mamuju

Cek Stok dan Harga Pengan di Bulan Ramadan, Gubernur Sulbar Tinjau Pasar Tradisional

Gubernur SDK menegaskan, Pemprov Sulbar akan terus mengadakan GPM jika harga pangan mengalami kenaikan signifikan.

Tayang:
Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Cek Stok dan Harga Pengan di Bulan Ramadan, Gubernur Sulbar Tinjau Pasar Tradisional
HUMAS PEMPROV SULBAR
KUNJUNGI PASAR - Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, kunjungi Pasar Baru Mamuju untuk memantau stabilitas pasokan dan harga pangan di bulan Ramadan 1446 Hijriah, Jumat (14/3/2025). Kunjungi tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan yang diterima Gubernur saat High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sulbar. 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, kunjungi Pasar Baru Mamuju untuk memantau stabilitas pasokan dan harga pangan di bulan Ramadan 1446 Hijriah.

Kunjungi tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan yang diterima Gubernur saat High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sulbar .

Turut dalam kunjungan tersebut jajaran Pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran OPD Pemprov Sulbar dan Pemkab Mamuju.

Baca juga: Kadis Ketapang Sulbar Tegaskan Gerakan Pangan Murah Bukan untuk Turunkan Harga Sembako

"Hari ini, 14 Ramadan, kami turun langsung ke pasar rakyat untuk mengecek ketersediaan pangan. Hasil pantauan, stok ayam pedaging cukup hingga lebaran, dengan harga yang stabil kisaran Rp75.000 per ekor (sekitar 3 kg)," ujar Suhardi Duka.

Kata Suhardi, harga tersebut masih di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).

Untuk komoditas cabai, lanjutnya, stok juga tercukupi meski harganya masih tinggi, mencapai Rp75.000 per kilogram. 

"Harga cabai merah memang belum normal, tetapi ini terjadi di seluruh Indonesia, bahkan di beberapa daerah bisa mencapai Rp90.000/kg. Namun, stok di Sulbar cukup baik, dipasok oleh petani lokal serta dari daerah seperti Enrekang dan Gowa," jelasnya.

Sementara itu, pasokan ikan laut dan ikan tawar seperti nila, udang, dan bandeng juga dalam kondisi aman. 

"Cuaca yang baik membuat ketersediaan ikan tetap stabil, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir," tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Gubernur juga menyampaikan efektivitas Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilakukan pemerintah. 

"Pedagang tidak keberatan dengan GPM, hanya meminta agar tidak terlalu sering. Justru GPM membantu mereka karena bisa menekan lonjakan harga dari distributor. Jadi ini win-win solution," ungkapnya.

Gubernur SDK menegaskan, Pemprov Sulbar akan terus mengadakan GPM jika harga pangan mengalami kenaikan signifikan.

Namun jika harga tetap stabil, maka intervensi akan dilakukan secara selektif. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved