Berita Mamuju Tengah
Penjual Peci di Mamuju Tengah Raup Cuan Selama Bulan Ramadan
Masuknya bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah antusias masyarakat membeli peci di Mamuju Tengah meningkat pesat.
Penulis: Sandi Anugrah | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Penjual-Peci-Muli-kerudung-biru-saat-melayan.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Berkah ramadhan dirasakan penjual peci di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar).
Bagaimana tidak, masuknya bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah antusias masyarakat membeli peci di Mamuju Tengah meningkat pesat.
Baca juga: HMI Majene dan Mahasiswa Stikes BBM Saling Lapor Usai Bentrok saat Demo
Baca juga: Inspektorat Sebut Utang Pemkab Polman Capai Rp 60 Miliar, Dimulai Tahun 2023
Hal itu disampaikan salah seorang pedagang peci dan baju koko, Muli saat ditemui Tribun-sulbar.com di lapaknya, Jalan Trans Sulawesi, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Mateng, Kamis (13/3/2025).
"Saya mulai menjual disini sejak bulan Oktober 2024 lalu, namun lonjakan permintaan masyarakat tertinggi sejak memasuki bulan Ramadhan ini," jelas Muli.
Menurutnya di bulan-bulan biasa, permintaan masyarakat relatif stabil. Namun di bulan Ramadhan, permintaan masyarakat naik drastis.
"Kalau dirata-ratakan sekitar 20 hingga 30 buah songkok terjual perhari," ucapnya.
Selain itu, baju koko dan sarung/sajadah menjadi pilihan selanjutnya selain peci/songkok.
"Paling laris itu, songkok hitam polos kemudian disusul songkok anak-anak," bebernya.
Menurutnya, sejak memasuki bulan suci Ramadhan dirinya sudah meraih omzet sekitar Rp10 juta hingga Rp15 juta.
Ia juga merincikan, harga barangnya mulai peci hingga sajadah.
Harga peci/songkok dibanderol Rp15 ribu hingga Rp175 ribu perbuah.
Baju koko anak Rp60 ribu hingga RpRp170 ribu, baju Koko dewasa mulai Rp150 ribu hingga Rp300 ribu.
Adapun sarung mulai harga Rp75 ribu hingga Rp150 ribu.
Sementara Sajadah dan tas-tas kecil mulai Rp40 ribu hingga Rp90 ribu.
"Tahun ini, ada penurunan omzet di banding tahun lalu, mungkin sekitar 40 persen," kuncinya. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Sandi Anugrah
| Harga Ganti Oli Mesin di Mamuju Tengah Naik Rp10 Ribu |
|
|---|
| Warga Paraili Mamuju Tengah Mengaku Dihipnotis OTK, Uang Rp15 Juta Raib |
|
|---|
| Bayi Satu Tahun di Mamuju Tengah Hanyut Terseret Arus Sungai, Ditemukan Meninggal Dunia |
|
|---|
| 73 Siswa SD Inpres Batuparigi Mamuju Tengah Ikuti ASAJ 2026 Selama Lima Hari |
|
|---|
| Jalan Trans Sulawesi di Mamuju Tengah Rusak Parah, Lubang Ditandai Pot Bunga dan Ban Bekas Warga |
|
|---|