Doa Buka Puasa
Sesuai Sunnah Rasulullah SAW, Ini Bacaan Doa Buka Puasa Lengkap Terjemahannya
Salah satu terjemahan doa buka puasa yaitu hilanglah rasa haus dan basahlah urat-urat (badan) dan insya Allah mendapatkan pahala.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/ILUSTRASI-memanjatkan-doa.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM - Doa berbuka puasa sesuai dengan dengan anjuran Rasulullah SAW.
Doa berbuka puasa ini sudah dilengkapi dengan terjemahannya.
Doa buka puasa ini ada beberapa riwayat.
Baca juga: Bacaan Doa Dianjurkan di Hari Pertama Ramadan, Simak Lengkap dengan Tulisan Arab dan Artinya
Baca juga: Bacaan Doa Ketika Terjadi Hujan Deras dan Angin Kencang
Melafalkannya mudah.
Agar lebih jelasnya simak doa buka puasa Ramadhan yang telah dirangkum oleh Tribun-Sulbar.com Sabtu (1/3/2025).
1. Doa buka puasa Ramadhan dari hadis riwayat Abu Dawud
Dari Ibnu Umar r.a. (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Apabila Rasulullah saw berbuka, beliau berdoa
ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ
Dzahabazh-zhama’u wabtallatil-‘uruqu wa tsabatal-ajru insya Allah
Artinya: Hilanglah rasa haus dan basahlah urat-urat (badan) dan insya Allah mendapatkan pahala
2. Doa buka puasa Ramadhan masih dari hadis riwayat Abu Dawud
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthartu
Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.” (HR. Abu Dawud no. 2011)
Di masyarakat kita, doa ini ada tambahannya, dan ini tidak masalah. Sebab sekali lagi, doa tidak terbatas pada riwayat. Kita dibebaskan mengekspresikan doa selama itu baik. Tambahan tersebut yakni:
اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْت بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ
Allahummalakasumtu wabika aamantu wa’alarizqika afthortu birohmatikaya ar-hamarrahimin
Artinya: “Ya Allah Dzat yang Maha Pemurah dari segalanya, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rizki dan kasih sayang-Mu aku berbuka.”
3. Doa buka puasa Ramadhan riwayat dari Ibnu Sunni dari Mu’adz bin Zahrah