Minggu, 24 Mei 2026

Ramadan 2025

Keistimewaan dan Doa Khusus Puasa Hari ke-6 Ramadan

Keutamaan lain yakni kesempatan untuk memperbaiki diri, berdoa, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Tayang:
Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Keistimewaan dan Doa Khusus Puasa Hari ke-6 Ramadan
Freepik.com
PUASA KE-6 RAMADAN - Keistimewaan dan doa khusus saat puasa ke-6 ramadan 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Puasa Ramadan 1446 Hijriah telah memasuki hari keenam, Kamis 6 Maret 2024.

Jika puasa kelima ramadan Allah SWT menjanjikan Surga Ma'wa, maka puasa ke-6 ramadan Allah SWT menjanjikan surga Darus Salam, surga seratus ribu kota.

Setiap kota seratus perkampungan, di setiap perkampungan seratus ribu rumah, di setiap rumah seratus ribu tempat tidur dari emas yang panjang, setiap tempat tidur panjangnya seribu hasta, di atas tempat tidur terdapat bidadari sebagai pasangan yang berhias dengan tiga puluh ribu perhiasan dari permata putih dan permata merah, dan setiap bidadari membawa seratus pelayan.

Baca juga: Bacaan Niat Puasa Ramadan Mudah Dihafal, Lengkap Terjemahan

Keutamaan lain yakni kesempatan untuk memperbaiki diri, berdoa, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Ganjaran yang Dijanjikan oleh Allah SWT

Dalam tradisi Islam, Allah SWT menjanjikan berbagai ganjaran bagi setiap muslim melaksanakan puasa ramadan.

Khususnya bagi umat islam yang menjalankan kewajiban puasa dengan ikhlas.

Khususnya pada hari ke-6, terdapat informasi yang menyebutkan bahwa Allah SWT memberikan kepada kalian di dalam surga darus salam seratus ribu kota.

Setiap kota tersebut memiliki seratus perkampungan, memberikan gambaran betapa besarnya anugerah ini bagi umat yang taat.

Lebih lanjut, dalam setiap perkampungan di surga juga terdapat seratus ribu rumah, dan di dalam setiap rumah terdapat seratus ribu tempat tidur dari emas yang panjang.

Panjang setiap tempat tidur adalah seribu hasta, dan keindahan surga ini dilengkapi dengan kehadiran bidadari yang berhiaskan tiga puluh ribu perhiasan dari permata putih dan merah.

Bahkan, setiap bidadari membawa seratus pelayan, menunjukkan betapa besar rasa syukur yang diberikan Allah SWT kepada hamba-Nya yang istiqamah dalam beribadah.

Pada hari ke-6 puasa Ramadhan ini, marilah kita tingkatkan ibadah kita dan berharap agar Allah SWT memberikan kita kekuatan untuk melanjutkan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan.

Doa Puasa ke-6 Ramadan

Berikut Doa Puasa Hari ke 6 umat muslim pada Ramadan 2025.

Ramadan 2025 menjadi bulan keberkahan bagi orang yang berlomba dalam kebaikan.

Memasuki hari ke 6 puasa, umat muslim dianjurkan untuk perbanyak berdoa. 

Ada Doa Puasa Hari ke 6 yang bias Anda amalkan untuk mendapatkan perlindungan dari kemaksiatan dan keberkahan. 

Hari ini, Kamis 6 Maret 2025 yang merupakan hari ke 6 Ramadan.

Dilansir dari Universitas Al-Azhar Indonesia, keutamaan hari ke-6 Ramadhan ini disebutkan dalam kitab Fadhâil Al-Asyhur Ats-Tsalâtsah yang di tulis oleh Syeikh Muhammad bin Ali bin Husein bin Musa bin Babawayh Al-Qumi, sebagai berikut:

"Allah SWT akan memberikan seratus ribu kota di surga Darus Salam. Di setiap kota terdapat seratus perkampungan, di setiap perkampungan terdapat seratus ribu rumah, di setiap rumah terdapat seratus ribu tempat tidur dari emas yang panjang. Setiap tempat tidur panjangnya seribu hasta, yang di atas tempat tidurnya terdapat bidadari sebagai pasangan yang berhias dengan tiga puluh ribu perhiasan dari permata putih dan permata merah, serta setiap bidadari membawa seratus pelayan."

Doa Puasa Hari ke 6 Ramadan 2025

Dikutip dari buku "Doa Harian di Bulan Ramadhan" karya Quito R Motinggo, berikut ini doa yang bisa dibacakan umat muslim di hari ke-6 Ramadhan:

اللَّهُمَّ لَا تَخْذُلْنِي فِيهِ لِتَعَرُّضِ مَعْصِيَتِكَ وَ لَا تَضْرِبْنِي بِسَيَاطِ نَقِمَتِكَ وَ زَحْزِحْنِي فِيْهِ مِنْ مُوْجِبَاتِ سَخَطِكَ بِمَنَّكَ وَ أَيَادِيْكَ يَا مُنْتَهَى رَغْبَة الرَّاعْبِينَ

Arab Latin: Allahumna laa takhdzulni fihi lita arrudhi mashiyatika Wa laa tadhribni bisiyathi naqimatika Wa zahrihni fihi min mujibati sakhathika wa ayadika Ya muntaha raghabatir-raghibin.

Artinya: "Ya Allah, janganlah Kau tinggalkan aku sendirian sehingga dikalahkan oleh kemaksiatan. Janganlah Kau dera aku dengan cambuk kemurkaan-Mu. Jauhkanlah aku dari siksa-Mu, dengan anugerah kenikmatan dari-Mu, wahai tempat mengadukan harapan bagi orang-orang yang selalu mengharapkan rahmat-Mu.

Doa di atas adalah meminta agar dijauhi dari perbuatan dosa dan maksiat. Sebab, dosa dan perbuatan maksiat bisa mengakibatkan doa menjadi terhalang dan tidak dikabulkan.

Imam Muhammad Al-Baqis AS berkata "Sesungguhnya seorang hamba memohonkan kebutuhannya (kepada Allah), maka permohonannya itu akan diputuskan sampai waktu yang dekat atau bisa memakan waktu yang lama. Namun ketika sang hamba berbuat dosa, Allah memerintahkan kepada malaikat, "Jangan penuhi kebutuhannya, karena ia mengundang kemarahan-Ku dan melanggar hukum-hukum-Ku." (Al-Bihar 73: 329)

Selain itu, Allah SWT juga berfirman "Sekali-kali tidak! Bahkan apa yang mereka kerjakan itu menutupi hati mereka." (QS. Al-Mutaffin [83]: 14)

Adapun Imam Ja'far Ash-Shadiq AS juga berkata "Apabila seseorang melakukan dosa, berbekaslah pada hatinya noda hitam. Apabila ia bertobat, hilanglah noda tersebut. Tetapi jika ia menambah dosanya, maka bertambah besar pula noda hitam di hatinya, sehingga hatinya dilumpuhkan oleh noda hitam tersebut sampai hatinya tidak berfungsi lagi." (Al-Bihar 73: 327)

Dengan demikian, sebagai umat muslim sebaiknya terus berupaya dan berlindung kepada Allah dari perbuatan dosa dan maksiat.

Artikel ini sebagian telah tayang di TribunBatam.id dengan judul Doa Puasa Hari ke 6 Umat Muslim pada Ramadan 2025, Amalan Berlindung dari Kemaksiatan

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved