Sabtu, 23 Mei 2026

Ramadan 2025

Bacaan Niat Puasa Ramadan Mudah Dihafal, Lengkap Terjemahan

“Barangsiapa yang tidak berniat puasa pada malam hari sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya,” (HR. Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majjah).

Tayang:
Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Bacaan Niat Puasa Ramadan Mudah Dihafal, Lengkap Terjemahan
Tribunnews.com
Ilustrasi Ramadan - Membaca niat puasa adalah rukun puasa. Berpuasa namun tidak ada niat maka puasanya tidak sah. Hal tersebut dijelaskan dalam hadis Rosulullah SAW “Barangsiapa yang tidak berniat puasa pada malam hari sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya,” (HR. Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majjah). 

TRIBUN-SULBAR.COM - Jangan lupa baca niat puasa jika ingin berpuasa di bulan Ramadan 1446 Hijriah. 

Berikut bacaan nita puasa lengkap dengan terjemahannya. 

Niat puasa ini mudah dilafalkan.

Puasa adalah ibadah yang wajib bagi ummat islam dan salah satu rukun islam. 

Dan membaca niat puasa adalah rukun puasa. 

Berpuasa namun tidak ada niat maka puasanya tidak sah.

Hal tersebut dijelaskan dalam hadis Rosulullah SAW “Barangsiapa yang tidak berniat puasa pada malam hari sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya,” (HR. Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majjah).

Jika melihat hadis diatas bahwa seseorang yang berpuasa namun dia tidak niat pada malam hari hingga datangnya waktu subuh maka puasanya tidak sah dan wajib menganti pada bulan diluar puasa.

Lafadz Niat Puasa Ramadhan

Sebenarnya untuk Niat Puasa Ramadhan bisa dilafadzkan dengan bahasa apapun yang penting paham apa yang diucapkan.

Akan tetapi dalam artikel ini akan dituliskan lafaz niat puasa secara umum yakni dengan tulisan arab dan latin agar bisa dipahami dengan mudah.

Berikut dibawah ini lafazd niat puasa ramadan.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى

Latin : Nawaitu shauma ghadin ‘an adaa’i fardhi syahri ramadhaana haadzihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya: “Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”

Jika tidak hafal lafal lafadz niat puasa bahasa arab cukup dengan menggunakan bahasa sendiri namun makna dan tujuannya sama.

Setelah mengetahui lafadz niat puasa baik secara tulisan arab maupun latin dan artinya. Maka perlu juga diketahui terkait rukun puasa ramadan.

Karena rukun ini penting bila tidak paham dan tidak dikerjakan maka puasa yang dilakukan dari terbit fajar sampai maghrib akan sia-sia.

Petugas falakiyah melakukan ru'yatul hilal (melihat hilal) untuk menentukan awal bulan ramadan 1443 Hijriah menggunakan teropong di Masjid Al-Musyariin, Basmol, Kembangan, Jakarta Barat, Jum'at (1/4/2022). Dalam pemantauan tim di lokasi tersebut tidak mendapatkan atau tidak tampak hilal. (Tribunnews/Jeprima)
Didalam artikel ini akan dituliskan dan dijelaskan singkat terkait rukun puasa ramadan yang diambil dari kitab “Fathul Qorib”.

Niat

Niat merupakan rukun puasa yang dilakukan saat malam hari hingga sebelum masuknya waktu subuh yakni bagi yang melaksanakan puasa wajib baik ramadan maupun puasa Nazar.

Menahan Diri Dari Makan Dan Minum

Rukun puasa ramadan yang selanjutnya adalah Menahan Diri Dari Makan Dan Minum. Tidak ada dalih makan sedikit atau banyak jika sudah masuk makanan atau minuman melalui rongga tubuh maka puasanya batal. “Jika hal tersebut disengaja”

Bagi umat muslim yang belum tahu hukum dalam artian baru saja masuk islam atau tinggalnya jauh dari ulama maka hal diatas tidak berlaku.

Tidak Melakukan Jima’ / Hubungan

Rukun Puasa ramadan yang ketiga yakni tidak melakukan jima’ atau hubungan antara suami istri dengan sengaja atau dalam keadaan sadar.

Bagi yang melakukannya maka puasanya batal dan akan dikenai hukuman duabulan melakukan puasa secara berturut-turut.

Berbeda dengan ummat muslim yang berpuasa namun ia lupa dan melakukan hubungan suami istri kemudian ia tinggalkan jima’nya maka puasanya tidak batal.

Menahan Diri Dari Muntah Dengan Sengaja

Rukun Puasa ramadan yang selanjutnya adalah menahan diri dari muntah yang sengaja. Hal tersebut bisa membatalkan puasa bagi yang memang sengaja melakukannya.

Berbeda dengan yang muntahnya sengaja bukan dibuat-buat kemungkinan karena mual dan ain sebagainya maka puasanya tetap dilanjutkan.

Syarat Puasa Ramadhan

Selain mengetahui tentang rukun puasa Ramadhan maka ummat muslim yang akan melakukan puasa wajib tahu terlebih dahulu tentang syarat puasa.

Agar puasa yang dilakukan memiliki dasar kuat sehingga tidak ada keraguan saat melaksanakan ibadah puasa.

Adapun syarat puasa Ramadhan dapat dilihat di bawah ini :

Islam

Syarat utama untuk melaksanakan ibadah puasa Ramadhan tentunya harus islam, bagi ummat diluar islam tidak ada kewajiban untuk melakukan puasa Ramadhan

Baligh

Baligh bisa diartikan dewasa, bagi laki-laki ukuran baligh yakni mengeluarkan mani yang pertama kalinya sedangkan untuk perempuan terhitung baligh jika telah mengeluarkan darah haidh pertsms.

Jika lelaki dan perempuan sudah mengalami hal diatas maka sudah baligh dan wajib melaksanakan puasa.

Berakal

Yang dimaksud berakal sehat pemikirannya tidak gila atau gangguan jiwa, bagi muslim yang sudah baligh maka ia wajib berpuasa.

Sebaliknya bagi muslim yang sedang dalam keadaan gangguan jiwa maka ia tidak diberikan hukum wajib melaksanakan puasa.

Mampu

Maksud mampu disini adalah dilihat dari segi kemampuan fisik jika ia berpuasa tidak terganggu seperti orang yang sudah tua renta dan tidak mampu melaksanakan puasa.

Namun bagi muslim yang kuat fisiknya maka wajib melaksanakan ibadah puasa Ramadhan.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved