Berita Mamuju Tengah
Kasus Bully Anak Sekolah Dasar di Mamuju Tengah Damai Setelah Dimediasi Dinas Pendidikan
Dalam mediasi berlangsung di rumah korban anak berinisial Z (kelas 2 SD), tercapai kesepakatan damai.
Penulis: Sandi Anugrah | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Mediasi-pelaku-dan-korban-kasus-bully-anak-SD-di-Mamuju-Tengah.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Dinas Pendidikan Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mediasi pelaku dan korban kasus bullying di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Mamuju Tengah.
Dalam mediasi berlangsung di rumah korban anak berinisial Z (kelas 2 SD), tercapai kesepakatan damai.
Mediasi dihadiri langsung Plt Kepala Dinas Pendidikan Mateng, Marhuding, pihak Dinsos, Pihak Perlindungan Anak, Pihak Sekolah serta kedua orang tua pelaku dan korban.
Baca juga: VIRAL di Medsos Video Bocah SD di Mamasa Bully dan Pukuli Temannya
Kepada Tribun-Sulbar.com, Minggu (23/2/2025), Marhuding mengatakan, setelah dilakukan upaya mediasi keduanya sepakat berdamai.
"Alhamdulillah, pihak keluarga korban dan pelaku sudah sepakat berdamai dan tidak akan memperpanjang masalah ini," ujar Marhuding.
Menurutnya, kedua pihak menyepakati untuk tidak melanjutkan kasus ini ke ranah hukum.
Selain itu ia menegaskan, untuk menghindari kejadian serupa pihaknya akan memperkuat tim khusus menangani kasus bullying di lingkungan sekolah.
"Kami akan melakukan proses peningkatan kapasitas terhadap tim khusus pencegahan bullying atau perundungan di sekolah agar kejadian serupa tidak terjadi," pungkasnya.
Pihaknya juga telah menyampaikan kepada Kepala Sekolah, Guru-guru dan Wali Kelas bahwa selama jam sekolah siswa merupakan tanggung jawab penuh mereka.
"Selama siswa masih jam sekolah, kami meminta kepada seluruh pihak sekolah untuk betul-betul melakukan proses pengawasan dan tidak membiarkan ada celah kasus bullying antar siswa," kuncinya.
Sebelumnya viral sebuah postingan orang tua siswa di media sosial Facebook, memperlihatkan anaknya diduga mengalami bullying terhadap kakak kelasnya.
Hingga, postingan tersebut ditanggapi ramai netizen.
Namun, dugaan kasus bullying tersebut sudah berakhir damai, dimediasi oleh Dinas Pendidikan dan Dinas terkait lainnya seperti Dinas Sosial dan Dinas Perlindungan Anak. (*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Sandi Anugrah
| Harga Ganti Oli Mesin di Mamuju Tengah Naik Rp10 Ribu |
|
|---|
| Warga Paraili Mamuju Tengah Mengaku Dihipnotis OTK, Uang Rp15 Juta Raib |
|
|---|
| Bayi Satu Tahun di Mamuju Tengah Hanyut Terseret Arus Sungai, Ditemukan Meninggal Dunia |
|
|---|
| 73 Siswa SD Inpres Batuparigi Mamuju Tengah Ikuti ASAJ 2026 Selama Lima Hari |
|
|---|
| Jalan Trans Sulawesi di Mamuju Tengah Rusak Parah, Lubang Ditandai Pot Bunga dan Ban Bekas Warga |
|
|---|