Efisiensi Anggaran
Dampak Efisiensi Anggaran, Pemkab Mamasa Puasa Pembangunan Infrastruktur Tahun Ini
Sementara program lain, BPKAD Mamasa menunggu keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar).
Penulis: Hamsah Sabir | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Kepala-badan-pengelola-keuangan-dan-aset-daerah-BPKAD-Kabupaten-Mamasa-Herry-Kurniawan.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mamasa, Herry Kurniawan, dampak efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah pusat tahun 2025.
Kurnawan mengatakan, akibat efisiensi maka pembangunan infrastruktur ditiadakan.
Sementara program lain, BPKAD Mamasa menunggu keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar).
Baca juga: 4 Jalan Ini Batal Diperbaiki Tahun Ini Imbas Efisiensi Anggaran Ala Prabowo
Herry menambahkan, hal ini dilakukan berdasarkan instruksi presiden (Inpres) Prabowo Subianto nomor 01 Tahun 2025 tentang efesiensi anggaran APBN dan APBD tahun 2025.
"Kan semua jelas dalam Inpres nomor satu Dinda," kata Herry via telepon WhatsApp kepada Tribun-Sulbar.com, Kamis (20/2/2025) kemarin.
Saat ini pihaknya belum dapat menjelaskan apa saja program lain yang bakal ditiadakan nantinya.
Sebeb pihaknya masih menunggu arahan selanjtnya dari Pemprov Sulbar.
"Kita tunggu dari provinsi juga," tutur Herry Kurniawan.
Ia menjelaskan, program yang telah tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) pokok tahun 2025 masih tetap berjalan.
"Kecuali infrastruktur, yang lain tetap berjalan," jelasnya.
Sebagaimana diketahui pemerintah pusat memotong anggaran semua daerah sebagai efesiensi anggaran.
Dana tersebut diperuntukkan untuk program strategis nasional.
Seperti ketahanan pangan, ketahanan energi, penanganan stunting hingga Makan Bergizi Gratis (MBG).(*)
Laporan Reporter Tribun-Sulbar.com, Hamsah Sabir.
| Gubernur Sulbar Tekankan Efisiensi Anggaran, ASN Diminta Hindari Pungutan dan Jaga Citra Publik |
|
|---|
| Efisiensi Anggaran Ekstrem, Gubernur Sulbar: Makan Minum di Ruangan Saya Sudah Tak Ada |
|
|---|
| 1.300 Guru PPPK di Mamuju Terancam Tak Lanjut Kontrak Imbas Efisiensi Anggaran |
|
|---|
| TKD Terpangkas, Pemprov Sulbar Ajukan Utang Rp 200 M ke SMI Jadi Pinjaman untuk Tutup Defisit |
|
|---|
| Efisiensi Besar-besaran, Pembangunan Infrastruktur di Mamuju Tengah Tahun 2026 Nol |
|
|---|