Efisiensi Anggaran
Imbas Efisiensi Anggaran 2025, Pemprov Sulbar Bakal Penyesuaian RKPD
Sulawesi Barat (Sulbar) sebelumnya mendapatkan alokasi APBN sebesar Rp10,55 triliun untuk 2025.
Penulis: Suandi | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Pj-Sekprov-Sulbar-Amujib-saat-ditemui-Tribun-Sulbarcom-di-Gedung-DPRD-Sulbar.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU – Efisiensi anggaran tahun 2025 oleh pemerintah pusat berdampak pada pengurangan alokasi dana di berbagai kementerian, lembaga, hingga pemerintah daerah.
Sulawesi Barat (Sulbar) sebelumnya mendapatkan alokasi APBN sebesar Rp10,55 triliun untuk 2025.
Anggaran ini terdiri dari belanja kementerian/lembaga (K/L) sebesar Rp3,56 triliun dan Dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp6,99 triliun.
Baca juga: Efisiensi Anggaran : ASN Sulbar Menanti Kebijakan Kerja Fleksibel atau Work From Anywhere
Dengan kebijakan efisiensi, jumlah tersebut kemungkinan akan mengalami pemangkasan.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Sulbar, Tjahjo Purnomo, mengungkapkan, setidaknya ada 16 jenis belanja terdampak efisiensi.
Termasuk pengadaan alat tulis kantor (ATK), sewa gedung, perjalanan dinas, hingga kegiatan seremonial dan seminar.
Namun, besaran anggaran yang akan dipangkas masih menunggu keputusan pemerintah dan DPR, yang dijadwalkan diumumkan pada 14 Februari 2025.
Menanggapi kebijakan ini, Penjabat (Pj) Sekretaris Provinsi (Sekprov) Sulbar, Amujib, mengatakan, Pemprov Sulbar saat ini tengah melakukan penyesuaian terhadap Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) agar selaras dengan kebijakan efisiensi tersebut.
"Efisiensi ini akan kami ikuti. Mulai dari RKPD, semuanya akan disesuaikan dengan Surat Edaran dan Instruksi Presiden yang telah diterbitkan," ujar Amujib saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (13/2/2025).
Pemprov Sulbar berharap, dengan adanya efisiensi program prioritas tetap dapat dijalankan tanpa mengganggu pelayanan publik.(*)
Laporan Reporter Tribun Sulbar Suandi
| Gubernur Sulbar Tekankan Efisiensi Anggaran, ASN Diminta Hindari Pungutan dan Jaga Citra Publik |
|
|---|
| Efisiensi Anggaran Ekstrem, Gubernur Sulbar: Makan Minum di Ruangan Saya Sudah Tak Ada |
|
|---|
| 1.300 Guru PPPK di Mamuju Terancam Tak Lanjut Kontrak Imbas Efisiensi Anggaran |
|
|---|
| TKD Terpangkas, Pemprov Sulbar Ajukan Utang Rp 200 M ke SMI Jadi Pinjaman untuk Tutup Defisit |
|
|---|
| Efisiensi Besar-besaran, Pembangunan Infrastruktur di Mamuju Tengah Tahun 2026 Nol |
|
|---|