Senin, 18 Mei 2026

Berita Polman

Warga Tagih Janji Bantuan 2000 Lembar Karung Penahan Abrasi Pantai Mampie Polman

Saat ini warga di Dusun Mampie gotong royong membangun tanggul penahan abrasi sepanjang 300 meter.

Tayang:
Penulis: Fahrun Ramli | Editor: Nurhadi Hasbi
zoom-inlihat foto Warga Tagih Janji Bantuan 2000 Lembar Karung Penahan Abrasi Pantai Mampie Polman
Darwis/Warga Mampie
ABRASI PANTAI - Warga saat mengisi karung dengan pasir untuk tanggul penahan abrasi sementara di Dusun Mampie, Desa Galeso, Kecamatan Wonomulyo, Polman, Senin (20/1/2025) lalu. Warga menagih janji bantuan karung dari Pemkab Polman. 

TRIBUN-SULBAR.COM, POLMAN - Warga di Dusun Mampie, Desa Galeso, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), menagih janji bantun penanganan abrasi bibir pantai Mampie, Senin (10/2/2025).

Bantuan itu dijanjikan oleh Pemerintah Kabupaten Polman yang akan memberikan 2000 lembar karung.

Digunakan mengisi pasir untuk tanggul penahan abrasi di sepanjang garis Pantai Mampie, Desa Galeso.

Baca juga: Darurat Abrasi, Warga Mampie Polman Gotong Royong Bangun Tanggul Sementara

Saat ini warga di Dusun Mampie gotong royong membangun tanggul penahan abrasi sepanjang 300 meter.

Menggunakan 1.500 lembar karung yang diisi pasir kemudian disusun memanjang di garis pantai.

Pj Bupati Polman Muhammad Hamzih bahkan sudah berkunjung di Mampie melihat langsung pembuatan tanggul darurat.

Saat datang berkunjung Muhammad Hamzih menjanjikan 2000 lembar karung untuk pembuatan tanggul darurat.

"Sebagai warga kami cukup kecewa dengan janji pemerintah yang sampai sekarang belum di penuhi, apalagi ini sifatnya tanggap darurat," ujar Ketua Komunitas Sahabat Penyu Mampie, Yusri kepada wartawan.

Dia mengatakan selama ini warga hanya mengandalkan bantuan dari inisiatif warga untuk mendapatkan karung.

Karung tersebut dipergunakan warga untuk mencegah abrasi, menggerus wilayah pesisir Mampie. 

Lokasi abrasi yang sempat dikunjungi Muhammad Hamzih dan pejabat kata Yusri sudah tergerus tujuh sampai lima meter.

Warga terpaksa melakukan berbagai upaya secara mandiri untuk mencegah kerusakan lebih parah.

Meski demikian warga tetap menunggu janji bantuan 2000 karung penanganan abrasi dari pemerintah daerah.

"Kami melakukan apa saja untuk mencegah abrasi ini, tapi kami berharap pemerintah segera memenuhi janji mereka untuk membantu kami," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, pembangunan tanggul darurat ini mendapat respon dari Pemerintah Kabupaten Polman untuk memberi bantuan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved