Berita Nasional

Kepala Daerah Terpilih akan 'Wajib Militer' usai Dilantik Prabowo, Berikut Jadwal dan Agendanya

505 kepala daerah yang terdiri dari gubernur, bupati, dan wali kota, akan mengikuti program ini selama sepekan, dari 21 hingga 28 Februari 2025.

Editor: Via Tribun
Doc. PCO
RETRET KEPALA DAERAH - Para menteri dan staf khusus mengikuti olahraga dan baris-berbaris di hari pertama acara pembekalan dari Presiden Prabowo Subianto, di Lapangan Sapta Marga, Akademi Militer, Magelang, Jumat (25/10/2024) pagi. Seperti para menteri, 505 kepala daerah terpilih akan ikuti retret di Akmil Magelang pada 21-28 Februari 2025. 

Di luar itu, akan ada sesi khusus dari Kementerian Keuangan terkait pemahaman efisiensi anggaran, serta peran pemerintah daerah dalam mendukung efisiensi tersebut.

Sebagian besar pemateri dalam kegiatan ini berasal dari jajaran menteri kabinet pemerintahan Prabowo Subianto dan Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas).

"Kepala daerah nggak semua latar belakangnya politisi, ada yang pengusaha, tokoh agama, budayawan. Penting sekali pembekalan di awal untuk menyamakan tupoksi," jelas Bima.

Baca juga: SAH! KPU Mamuju Tengah Tetapkan Arsal - Askary Bupati Terpilih Pilkada 2024

Kegiatan retreat kepala daerah ini dibiayai oleh Kementerian Dalam Negeri, meskipun Bima enggan mengungkapkan nominal anggarannya.

Para kepala daerah akan memasuki Akmil melalui gerbang utama dan mendapat prosesi sambutan dari taruna, serupa dengan retret kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Terkait kehadiran Presiden Prabowo dalam retret ini, Bima menyebut akan menyesuaikan dengan jadwalnya.

"Presiden hadir, tapi disesuaikan dengan agenda beliau, apakah di awal, tengah, atau akhir," tutupnya.

(Kompas.com/ Tria Sutrisna, Egadia Birru)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengintip Rencana "Retreat" Kepala Daerah di Akmil Magelang 21-28 Februari 2025", "Sama Seperti Menteri, Retreat Kepala Daerah Juga Digelar di Akmil Magelang",  "Susul Para Menteri, Kepala Daerah Akan "Wajib Militer" Usai Dilantik"

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved