Mamuju Tengah
Hindari Permainan Harga Tengkulak,Dinas Pertanian Mateng Butuh Perda Penetapan Harga Gabah
Ia menjelaskan, dibanding tahun 2024, harga gabah di Mamuju Tengah tahun 2025 masih stabil diangka Rp6.500.
Penulis: Sandi Anugrah | Editor: Abd Rahman
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Harga gabah di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar) yakni Rp6.500 perkilogram.
Hal itu disampaikan Patimang P Rabay, Pengawas Benih Tanaman Dinas Ketapang dan Pertanian Mateng saat ditemui di Kantornya, Kompleks KTM Tobadak, Kecamatan Tobadak, Mateng, Senin (10/2/2025).
Ia menjelaskan, dibanding tahun 2024, harga gabah di Mamuju Tengah tahun 2025 masih stabil diangka Rp6.500.
Meski demikian, dirinya berharap ada Peraturan Daerah (Perda) mengatur standar harga gabah petani.
Hal itu bertujuan,agar para tengkulak tidak semena-mena membeli murah gabah petani.
"Supaya harga gabah tidak kurang dari Rp6.500, sehingga para tengkulak ini tidak bermain harga," ucapnya.
Olehnya itu, ia berharap adanya harga gabah dari pusat menjadi patokan buat daerah menentukan harga standar tidak merugikan Petani.
Sebelumnya, Pada Januari 2025, pemerintah menetapkan harga pembelian gabah (HPP) sebesar Rp 6.500 per kilogram.
Baca juga: Tekan Angka Kecelakaan, Polres Pasangkayu Mulai Operasi Keselamatan Marano 2025
Baca juga: SPBU Rangas Mamuju Tutup Sementara untuk Perawatan Tangki BBM
Hal itu berdasarkan instruksi Presiden Prabowo Subianto tentang harga pembelian pemerintah (HPP) gabah kering panen harga Rp 6.500 per kilogram.
Kebijakan ini merespons harga gabah petani yang anjlok karena dibeli murah oleh pengusaha penggilingan padi.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Sandi Anugrah
| Hadapi Hujan Deras dan Angin Kencang, 15 Personel TRC BPBD Mateng Disiagakan |
|
|---|
| Waspada, Topoyo dan Tobadak Jadi Titik Paling Rawan Banjir di Mamuju Tengah |
|
|---|
| Musim Hujan, 5 Kecamatan Mamuju Rawan Bencana Banjir, Topoyo - Tobadak Paling Rawan |
|
|---|
| BPBD Sulbar Terima Laporan 5 Desa Terdampak Banjir di Mamuju Tengah |
|
|---|
| Banjir Rendam Sejumlah Wilayah di Mamuju Tengah, 28 KK Terisolasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Kantor-Dinas-Ketapang-dan-Pertanian-Mateng.jpg)