Jumat, 22 Mei 2026

Mamuju Tengah

Hadapi Hujan Deras dan Angin Kencang, 15 Personel TRC BPBD Mateng Disiagakan

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi resmi melalui instansi berwenang.

Tayang:
Penulis: Suandi | Editor: Abd Rahman
zoom-inlihat foto Hadapi Hujan Deras dan Angin Kencang, 15 Personel TRC BPBD Mateng Disiagakan
Sandi Anugrah/Tribun-Sulbar.com
Kepala BPBD Mamuju Tengah, Sigit Dwi Hastono, saat ditemui di Kantornya, Jl Transsulawesi, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah, Sulawesi Barat, Rabu (25/9/2024). 
Ringkasan Berita:
  • BPBD Mamuju Tengah menyiagakan 15 personel Tim Reaksi Cepat (TRC) selama 24 jam untuk menghadapi cuaca ekstrem di awal tahun 2026.
  • Personel gabungan TNI, Polri, PMI, Baznas, dan PSC siap diterjunkan jika terjadi kondisi darurat, dengan layanan call center BPBD yang bisa dihubungi masyarakat.
  • Cuaca ekstrem berupa hujan deras, angin kencang, dan gelombang tinggi kerap melanda Mateng, BPBD mengimbau warga tetap waspada dan mengikuti informasi resmi.

 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mamuju Tengah menyiapkan 15 personel Tim Reaksi Cepat (TRC) menghadapi cuaca ekstrem awal tahun 2026.

Hal ini disampaikan Staf Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Mateng, Syawaluddin ditemui di Kantornya, Jl Daeng Maccerinnai, Dusun Benteng, Desa Tobadak, Kecamatan Tobadak, Jumat (9/1/2025).

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten melalui BPBD menyiagakan 24 jam TRC-nya.

Baca juga: Waspada, Topoyo dan Tobadak Jadi Titik Paling Rawan Banjir di Mamuju Tengah

Baca juga: Kecanduan Judi, Remaja di Polman Nekat Curi Perabot Rumah Tangga dan Perlengkapan Bayi

"Jika terjadi apa-apa, segera hubungi kami melalui call center," ucap Syawal menggunakan kacamata hitam dengan nada mengingatkan.

Bukan hanya itu, ia menjelaskan, personel gabungan akan diterjunkan jika kondisi genting atau darurat.

Personel gabungan biasanya terdiri dari TNI, Polri, PMI, Baznas, Publik Safety Centr (PSC) dan lainnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi resmi melalui instansi berwenang.

Mengingat, jelang dua pekan memasuki awal tahun 2026, cuaca ekstrem berupa hujan deras, angin kencang hingga gelombang tinggi kerap melanda Mamuju Tengah.

Sembari menunjukkan perlengkapan tanggap bencana, Syawal mengimbau masyarakat tetap waspada dan berhati-hati menghadapi cuaca ekstrem. (*)

 

Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com, Mamuju Tengah

Sumber: Tribun sulbar
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved