Berita Pasangkayu
Hati-hati Melintas! Ada Lubang di Ujung Jembatan Jl Trans Sulawesi Desa Karya Bersama Pasangkayu
Kondisi ini diperparah dengan intensitas lalu lintas yang tinggi di jalan poros provinsi ini.
Penulis: Taufan | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Jalan-Berlubang-Jalan-berlubang-akibat-longsor-di-Jembatan-Jl-Trans-Sulawesi-Pasangkayu.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM,PASANGKAYU-Kondisi jalan rusak dan berlubang di Jembatan Jalan Trans Sulawesi, Dusun Sulu, Desa Karya Bersama, menimbulkan ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan.
Oleh karena itu, pengendara perlu hati-hati saat melintas di jalan tersebut.
Pantauan Tribun-Sulbar.com, Sabtu (1/2/2025), lubang menganga di badan jalan itu akibat longsoran dan mengancam jembatan serta jalan poros amblas.
Selain itu, di sekitar lokasi hanya ditandai seadanya dengan balok dan seng, sehingga membahayakan bagi pengendara yang melintas, terutama di malam hari.
Baca juga: Jelang Puncak Nataru, BPJN Tambal Jalan Berlubang Dalam Kota Majene, Pastikan Pengendara Nyaman
Lubang dengan dalam sekitar setengah meter itu tepat di tengah jalan, sehingga hanya satu jalur yang bisa dilewati.
Minimnya penanda yang memadai membuat lubang tersebut sulit dideteksi, khususnya bagi pengendara yang tidak familiar dengan jalur tersebut.
Kondisi ini diperparah dengan intensitas lalu lintas yang tinggi di jalan poros provinsi ini.
Kendaraan roda dua hingga roda empat melintas 24 jam non-stop, meningkatkan risiko kecelakaan.
Kerusakan jalan tersebut menurut salah satu warga Akmal, sudah berlangsung sekitar satu bulan lamanya.
"Sudah banyak kali longsor, tapi hanya diperbaiki seadanya," ujarnya, saat ditemui di lokasi.
Dia mengatakan, baru-baru ini sudah ada tiga pengendara yang kecelakaan di lokasi, akibat menghindari lubang itu.
Kondisi ini menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat Desa Karya Bersama dan sekitarnya.
Mereka berharap pemerintah segera mengambil langkah konkrit untuk memperbaiki jalan yang rusak tersebut, sebelum terjadi kecelakaan yang lebih serius.
"Kami berharap pemerintah dapat segera memperbaiki jalan ini agar tidak membahayakan pengendara," pungkas Akmal.
Diketahui, jalan trans itu merupakan wewenang dari balai jalan provinsi (BP2JN).
Tribun-Sulbar.com sudah melakukan konfirmasi ke pihak Balai jalan provinsi.
Namun sampai berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan langsung dari pihak balai jalan provinsi, terkait langkah dalam mengatasi kondisi ini.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan
| Warga Keluhkan LPG Langka, Diskoperindag Pasangkayu Rencana Tambah Pangkalan di Bambaira |
|
|---|
| Minyakita Langka di Kios, Stok Melimpah di RPK Bulog Pasangkayu Dijual Sesuai HET |
|
|---|
| Pantai Koa Koa Pasangkayu Ramai Dipadati Pengunjung saat Libur Iduladha 1447 H |
|
|---|
| Darwin dan Keluarga Menangis Saksikan Sapi Kesayangan Disembelih untuk Kurban |
|
|---|
| Tabung Gas Bocor Nyaris Hanguskan Rumah Warga di Pasangkayu, Damkar Bergerak Cepat Padamkan Api |
|
|---|