P3K Pasangkayu
Honorer Lulus PPPK Padati Polres Pasangkayu Buat SKCK, Polisi Terpaksa Lembur
Para pengurus SKCK itu kendati sejak pagi sudah mendatangi polres Pasangkayu untuk mendapatkan nomor antrean.
Penulis: Taufan | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Honorer-Lulus-PPPK-padati-Polres-Pasangkayu-buat-SKCK-Rabu-812025.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Ratusan warga padati kantor Polres Pasangkayu untuk mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK), Rabu (8/1/2025).
Sebagian besar warga itu merupakan pelamar Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), yang lolos di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasangkayu.
Baca juga: Sat Intelkam Polresta Mamuju Akan Tarik SKCK P3K Jika Riwayat Hukum Tak Sesuai
Baca juga: Pemilik Pangkalan di Topoyo Mateng Bantah Jual Gas Melon Rp30 Ribu, Sebut Info Fitnah
Para pengurus SKCK itu kendati sejak pagi sudah mendatangi polres Pasangkayu untuk mendapatkan nomor antrean.
Sementara pengurus yang lambat datang, terpaksa pulang karena tidak kebagian nomor antrean.
"Sudah tidak dapat, karena kuotanya perhari yang diurus hanya 100 orang," terang Syahril, salah satu pengurus, saat diwawancarai.
Sementara itu, PS Kaur yanmin Sat intelkam Polres Pasangkayu, Emil Salim mengatakan pengurus SKCK ini didominasi oleh Peserta lolos P3K dari Kemendagri, Teknisi dan Kementrian.
"Pengurus mulai padat dimulai hari Senin," ujarnya.
Dia mengatakan, sejak hari Senin kepadatan pengurus SKCK, pihaknya terpaksa lembur hingga pukul 23.00 WITA.
"Karena sebelumnya rata-rata perhari pengurus hanya sekitar lima orang, jadi kami terpaksa lembur selama pengurus membludak," tambahnya.
Emil menjelaskan, bahwa kemarin sekitar 145 orang pengurus SKCK yang sudah dilayani.
Sedangkan hari ini, dibatasi hanya 100 orang saja.
"Tapi kalaupun hari ini selesai 100, kami akan tetap layani jika masih ada pemohon," tegasnya.
Demi kenyamanan pemohon saat mengantre, pihaknya juga sudah mempersiapkan fasilitas tambahan, di antaranya ruang bermain anak bagi yang bawa anak, serat ruang untuk merokok.
Terkahir dia menghimbau kepada pemohon agar melengkapi berkasnya terlebih dahulu, sebelum datang.
"Karena kasian saya lihat pemohon yang harus bolak balik, karena berkasnya tidak lengkap. Saya juga minta pemohon agar datang lebih pagi, supaya lebih cepat," tutupnya.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan
| Wanita di Ternate Gugat Kekasih Rp400 Juta Gagal Nikah Gara-gara Calon Suami Tolak Ijab Qabul |
|
|---|
| SOSOK Rio Permana Putra Wasit Madura United vs PSM Tahun lalu Anulir Gol Persb |
|
|---|
| Tiba-tiba PSSI Ganti Wasit Madura United vs PSM, Ada Apa? |
|
|---|
| Harga TBS Sawit di Mamuju Tengah Anjlok hingga Rp1.000 per Kilogram, Petani Menjerit |
|
|---|
| Harga TBS Jeblok, Petani Sawit di Pasangkayu Merintih Hasil Panennya Tak Terbeli |
|
|---|