Selasa, 5 Mei 2026

Berita Sulbar

Tempuh Waktu Perjalanan 3,5 Jam Pj Gubernur Bahtiar Dengar Curhat Warga Kalumpang Mamuju

Saat tiba di lokasi, ratusan warga yang terdiri dari tokoh agama dan masyarakat serta kepala desa telah menanti kehadiran Bahtiar beserta rombongan. 

Tayang:
Editor: Ilham Mulyawan
zoom-inlihat foto Tempuh Waktu Perjalanan 3,5 Jam Pj Gubernur Bahtiar Dengar Curhat Warga Kalumpang Mamuju
Pemprov Sulbar
Pj Gubernur Sulawesi Barat Bahtiar Baharuddin langsung menemui masyarakat Sulbar.di Kalumpang 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Usai melaksanakan Umroh di tanah suci Mekkah, Pj Gubernur Sulawesi Barat Bahtiar Baharuddin langsung menemui masyarakat Sulbar. 

Hal ini dilakukan oleh Pj Bahtiar saat sehari setelah tiba di Mamuju. Kunjungan perdana di tahun 2025 ini, Bahtiar bertandang ke kecamatan Kalumpang, Kabupaten Mamuju Sulbar. 

Dalam kunjungan ini Bahtiar memboyong para kepala OPD Pemprov Sulbar sekaligus bersama sama OPD mendengarkan curhatan masyarakat Kalumpang. Selain itu,  hadir pula Wakil Ketua DPRD Sulbar Suraidah Suhardi. 

Jarak Mamuju dengan Kalumpang sekitar 90 kilometer. 

Namun, perjalanan menuju ke lokasi tersebut dapat ditempuh hingga 3,5 jam lantaran yang berkelok, pendakian dan kubangan. 

Hanya beberapa kilo yang beraspal dari Mamuju ke Bonehau. 

Namun demikian perjalanan tetap nyaman karena disuguhi pemandangan alam terutama jejeran pegunungan yang menjulang tinggi. 

Saat tiba di lokasi, ratusan warga yang terdiri dari tokoh agama dan masyarakat serta kepala desa telah menanti kehadiran Bahtiar beserta rombongan. 

Dalam sambutan awalnya Bahtiar menyampaikan, di awal menjabat sebagai PJ Gubernur,  kampung Kalumpang inilah yang dia akan kunjungi sesegra mungkin. 

Baca juga: Pasutri di Polman Diserang 3 Orang Tak Dikenal Pakai Sajam Saat Melintas di Desa Pulliwa Polman

Baca juga: Kecewanya Rusmiati Nakes Teladan Kena Prank Pemkab Polman Dihadiahi Motor Tapi Motor Ditarik kembali

"Namun alhamdulillah, hari ini baru  terlaksana setelah dari Umroh," ungkap Pj Bahtiar, Rabu (8/12/2024). 

Selain itu kata Dirjen Politik Pemerintahan Umum Kemendagri ini, salah satu catatan yang Ia ketahui tentang  Sulbar  masuk sebagai daerah rawan bencana, termasuk banjir dan longsor. 

Bahkan beberapa Minggu saat Ia bertugas di Sulbar bencana longsor dan banjir terjadi di beberapa titik di Mamasa. 

Hal ini membulatkan tekad PJ Gubernur bahwa Sulbar harus fokus dalam memperbaiki ekosistem lingkungan atau mengelola lingkungan berbasis ketahanan pangan. 

Hal ini untuk memastikan masyarakat mendapatkan manfaat ekonomi hijau. Dia juga menghimbau agar warga Kalumpang lebih menitikberatkan menanam tanaman yang lebih dekat dengan kehidupan mereka atau ketahanan pangan lokal. 

Sebab dengan cara itu, masyarakat akan lebih memahami dan memelihara hingga berhasil. 
 
"Tanam pohon berbasis ketahanan pangan, seperti Sukun, dan ada juga bibit lain seperti durian. Nanti bersurat langsung ke Provinsi," ungkapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved