Sabtu, 16 Mei 2026

Wisata Pasangkayu

Anggota DPRD Pasangakyu Harap Wisata Pantai Koa-Koa Lebih Diperhatikan Setelah Liat Ini di Lokasi

Ribuan wisatawan lokal maupun luar daerah, berbondong-bondong mendatangi wisata pantai ini.

Tayang:
Penulis: Taufan | Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Anggota DPRD Pasangakyu Harap Wisata Pantai Koa-Koa Lebih Diperhatikan Setelah Liat Ini di Lokasi
Tribun Sulbar / Taufan
Dasri, anggota DPRD Pasangkayu, saat ditemui di wisata pantai Koa-Koa Pasangkayu, Rabu (1/1/2024). 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Sejumlah wisata pantai di Kabupaten Pasangkayu, ramai pengunjung saat libur tahun baru 2025.

Salah satunya wisata pantai Koa-koa, Dusun Kayumaloa, Desa Polewali, Kecamatan Bambalamotu, Pasangkayu Sulawesi Barat (Sulbar).

Baca juga: Botol Miras Berserakan di Stadion Prasamya Majene Pasca Malam Tahun Baru

Baca juga: Anjungan Pasangkayu Ramai Pengunjung Saat Libur Tahun Baru

Pantauan Tribun-Sulbar.com, Rabu (1/1/2025), pantai Koa-koa ramai dipadati pengunjung dari pagi hari, hingga sore hari.

Ribuan wisatawan lokal maupun luar daerah, berbondong-bondong mendatangi wisata pantai ini.

Mereka nampak riang bermain di pantai, bahkan bersantai di sepanjang bibir pantai.

Selain itu, di sepanjang pantai juga berdiri lapak-lapak yang didominasi lapak kuliner, dan lapak aksesoris serta lapak pakaian.

Bukan hanya itu, wahana anak dan wahana perahu, juga menjadi daya tarik sendiri di wisata ini.

Salah satu anggota Dewan Perwakilan Masyarakat Daerah (DPRD) Pasangkayu, Dasri yang kebetulan ditemui di lokasi, menyampaikan apresiasinya terkait ramainya wisata pantai Koa-koa ini.

"Alhamdulillah, dengan melihat susana keramaian pantai koa-koa hari ini, tentunya ini patut diapresiasi," ujarnya.

Dia mengatakan dengan adanya wisata pantai ini, dapat membangun ekonomi masyarakat, dalam hal UMKM.

"Kalau saya lihat keramaian ini, uang yang masuk bisa mencapai ratusan juta untuk satu hari," terang Dasri.

Namun di samping itu, dia juga menilai penataan wisata pantai Koa-koa masih banyak yang kurang.

"Karena kita lihat masih banyak sampah di sepanjang pantai. Mudah-mudahan perihal ini dapat dikelola dengan baik, agar lebih dapat memancing daya tarik pengunjung," tambahnya.

Dia berharap agar wisata pantai koa-koa ini bisa lebih dikembangkan.

Hal itu demi membangun ekonomi masyarakat, khusunya di bidang UMKM.(*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved