Rabu, 20 Mei 2026

Hari Pemungutan Suara

Warga Botteng Mamasa Rela Jalan Kaki 3 KM Demi Nyoblos di TPS, Jalan Rusak Parah

Hal itu dilakukan warga lantaran kondisi akses jalan di wilayah itu sangat buruk bahkan kondisinya memprihatinkan.

Tayang:
Penulis: Hamsah Sabir | Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Warga Botteng Mamasa Rela Jalan Kaki 3 KM Demi Nyoblos di TPS, Jalan Rusak Parah
Tribun Sulbar / Hamsah Sabir
Suasana warga di Dusun Kata - Kata, Desa Botteng, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, jalan kaki menuju TPS 1, Rabu (27/11/2024). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Sejumlah masyarakat di Dusun Kata - Kata, Desa Botteng, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, relah jalan kaki demi salurkan hak pilih.

Pantauan Tribun-Sulbar.com, nampak beberapa kelompok warga di wilayah tersebut jalan kaki sejauh tiga kilo meter (KM) menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Baca juga: Calon Bupati Majene Aris Munandar Salurkan Hak Suara di TPS 01 Banggae, Antre Bersama Warga

Baca juga: Calon Gubernur ABM Bersama Istri Salurkan Hak Pilih di TPS 03 Matakali Polman

Jarak antara Dusun Kata - Kata dengan Dusun Salubiru tempat TPS 1 sejauh 3 KM.

Hal itu dilakukan warga lantaran kondisi akses jalan di wilayah itu sangat buruk bahkan kondisinya memprihatinkan.

Nampak sejumlah warga tersebut berjalan kaki sembari menggendong anak - anaknya menuju ke TPS.

Menurut salah satu warga Sirajuddin, dirinya memilih jalan kaki ke TPS lantaran takut melintasi jalan yang cukup parah kondisinya.

Disebutnya dalam bahasa daerah, "Todan Tau Mellao, aka lebih lancar ia, daripada mak motor tau resiko," sebutnya dalam bahasa daerah.

"Mendingan kita jalan kaki, karena lebih lancar perjalanan, dari pada naik motor beresiko," arti dari bahasa dareah tersebut yang diungkap Sirajuddin, Kepada Tribun-Sulbar.com, saat di temui di Jalan penghubung Dusun Kata - Kata dan Dusun Salubiru Desa Botteng, Rabu (27/11/2024).

Ia mengungkpakan, kondisi akses jalan tersebut telah berlangsung lama kondisinya memprihatinkan.

Apalagi kata dia, saat ini musim hujan sehingga jalan cukup parah kondisinya.

Pihaknya berharap, jalan tersebut mendapat perhatian pemerintah.

"Kami juga mau merasakan kemerdekaan dalam hal kondisi jalan," tandasnya.

Laporan Reporter Tribun-Sulbar.com, Hamsah Sabir

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved