Berita Pasangkayu
2 Pria Pejalan Kaki Makassar-Palu Tiba di Pasangkayu Setelah 65 Hari Perjalanan
Pria asal Makassar itu memang merupakan konten kreator yang sering mengeksplor terkait sejarah, mitos dan keindahan alam.
Penulis: Taufan | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Ronal-dan-Ardi-pejalan-kaki-dari-Makassar-ke-Pa.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Dua pria viral bernama Ronal (30) dan Ardi (30) yang berjalan kaki dari Makassar Sulawesi Selatan (Sulsel) menuju Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) telah sampai di kota Pasangkayu Sulawesi Barat (Sulbar).
Kepada Tribun-Sulbar.com, Ronal dan Ardi mengaku sudah menempuh perjalanan selama 65 hari untuk sampai di Pasangkayu.
Baca juga: Spesifikasi HP OPPO Reno11 Pro 5G, Lebih Murah dari iPhone 13
Baca juga: Susunan Pimpinan DPRD Sulbar Periode 2024-2029, Suraidah Bukan Lagi Ketua
"Kami prediksi mungkin sekitar satu bulan lagi sampai di kota Palu," terang Ronal, pada Rabu (30/10/2024).
Dua pria itu juga mengaku sudah tiga malam menginap di Pasangkayu, dan ingin mengenal lebih jauh terkait kota Pasangkayu.
"Kami juga ingin tau, apa arti dari nama kota Pasangkayu, karena kedengarannya unik," tambahnya.
Selain itu, Ronal dan Ardi juga berencana ingin mengeksplor laut Pasangkayu bersama Basarnas, kemudian membagikan momennya ke akun tik tok miliknya.
"Kami juga ingin memperkenalkan Pasangkayu, melalui akun tik tok milik kami," ujar Ronal.
Diketahui, kedua pria asal Makassar itu memang merupakan konten kreator yang sering mengeksplor terkait sejarah, mitos dan keindahan alam.
"Kebetulan waktu itu kami kehilangan ide konten, kemudian kami sepakat untuk melakukan perjalanan ini, untuk mengenal sekaligus memperkenalkan adat bahkan kebudayaan setiap daerah yang kami lewati," terangnya.
Meski sempat mendapat tentangan dari pihak keluarga, Ronal dan Ardi tetap teguh melakukan perjalanan ini, hingga pihak keluarga akhirnya menyetujui.
Adapun alasan kedua pria itu memilih tujuan ke Palu yaitu, untuk mengetahui keadaan kota Palu saat ini, pascagempa dan tsunami tahun 2018 silam.
"Tidak banyak yang tahu, alasan kami memilih Palu sebagai tujuan akhir yaitu karena Palu memiliki sejarah yang luar biasa, jadi kami ingin melihat lagi seperti apa kondisi kota Palu saat ini," ujar Ronal.
Ronal dan Ardi juga menjelaskan bahwa, motivasi mereka melakukan perjalanan lintas tiga Provinsi ini selain ingin memecahkan rekor muri, juga karena ingin mengetahui watak orang-orang di setiap daerah yang mereka lalui.
Selama perjalanan, mereka mengatakan banyak mendapat bantuan dari warga berupa makanan dan uang.
Adapun kesulitan yang mereka hadapi hanyalah terik matahari dan hujan saat dalam perjalanan.
"Sebenarnya lebih banyak senangnya saja, dari pada sulitnya," tambahnya.
Setelah tiba di kota Palu, dua pria itu mengatakan akan kembali ke Makassar dengan menggunakan mobil.(*)
Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com Taufan
| Dinsos Pasangkayu Segera Asesmen Siswa yang Butuh Kaki Palsu Rp75 Juta |
|
|---|
| BPBD Pasangkayu Siapkan Tangki Air Hadapi Ancaman Kekeringan Akibat El Nino |
|
|---|
| Sapi Liar di Pasangkayu Masih Jadi Keluhan Warga, Satpol PP Tunggu Respons Ombudsman |
|
|---|
| Pembangunan Jembatan Gantung di Tinapu Pasangkayu Dimulai, TNI Libatkan Banyak Pihak |
|
|---|
| Kapolres Pasangkayu Pastikan Tak Ada Penimbunan LPG 3 Kg, Masyarakat Diminta Tak Panik |
|
|---|