Minggu, 19 April 2026

Pilkada Mamasa

Kenapa Jumlah TPS di Pilkada Mamasa 2024 Berpotendi Dikurangi?

Pemutakhiran akan dimulai setelah tahap seleksi PPS yang saat ini sedang berlangsung selesai.

Tayang:
Penulis: Hamsah Sabir | Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Kenapa Jumlah TPS di Pilkada Mamasa 2024 Berpotendi Dikurangi?
Tribun Sulbar / Hamsah Sabir
Divisi data dan informasi KPU Kabupaten Mamasa, Nonce Ada' 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mamasa, segera masuk tahap pemutakhiran data pemilih.

Pemutakhiran akan dimulai setelah tahap seleksi PPS yang saat ini sedang berlangsung telah selesai.

Baca juga: Tahun ini DPRD Mamuju Habiskan Rp 690 Juta Beli Pin Emas dan Pakaian Anggota DPRD Baru

Baca juga: 171 CJH Kloter 9 Polman Berangkat ke Tanah Suci, Diiringi Tangis Haru Bahagia

Persiapan penyusunan bahan untuk proses pemutahiran data oleh pantarli dimulai pada 31 Mei 2024 mendatang.

Nantinya pantarli akan lakukan pemutakhiran data pemilih setelah dipilih oleh PPS yang saat ini tengah dalam proses seleksi.

Hal ini dihelaskan oleh divisi data dan informasi KPU Kabupaten Mamasa, Nonce Ada', kepada Tribun-Sulbar.com, Jumat (17/5/2024).

Kata Nonce, proses pencocokan data pemilih akan dilaksanakan oleh pantarli pada 24 Juni 224 mendatang.

Setelah itu, akan diserahkan ke PPS untuk dilakukan pemutakhiran dan akan dijadikan Data Pemilh Sementara (DPS) setelah dilakukan perbaikan.

Kemudian DPS tersebut akan dietetapkan sebagai daftar pemililih tetap (DPT).

DPT itulah yang akan menjadi bahan dasar KPU untuk memetahkan tempat pemungutan suara (TPS).

"Paling penting itu untuk kebutuhan logistik dalam hal ini surat suara (Susu)," ungkap Nonce.

Nonce menambahkan, untuk sekarang jumlah pemilih maksimal satu TPS  600.

Dengan begitu kata Nonce, TPS pada Pilkada nanti kemungkinan akan berkurang dari Pemilu kemarin.

"Kalau untuk sekaramg maksimal 600 pemilih tiap TPS," terangnya.

Laporan Reporter Tribun-Sulbar.com, Hamsah Sabir

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved