Kamis, 9 April 2026

Berita Sulbar

Petani Keluhkan Harga Kakao yang Merosot Tajam

Salah satu petani kakao di Desa Pati'di Kabupaten Mamuju, Aco Musa mengatakan, sebelumnya harga kakao mencapai Rp200 ribu per kilogram.

Tayang:
Penulis: Suandi | Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Petani Keluhkan Harga Kakao yang Merosot Tajam
Aldi for Tribun Sulbar
Kakao milik Aco Musa yang sedang dijemur di Desa Pati'di, Kamis (9/5/2024). 

TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Petani mengeluhkan harga kakao (cokelat) yang kembali anjlok.

Salah satu petani kakao di Desa Pati'di Kabupaten Mamuju, Aco Musa mengatakan, sebelumnya harga kakao mencapai Rp200 ribu per kilogram.

Namun, harga tersebut hanya bertahan selama tiga pekan hingga satu bulan.

Baca juga: Hasil Evaluasi Panwascam Existing Diduga Curang, Eks Panwascam Adukan Bawaslu Polman ke Bawaslu RI

Baca juga: Bawaslu Polman Perpanjang Pendaftaran Panwascam Pilkada 2024 Untuk 3 Kecamatan

Aco mengaku, saat ini harga per kilogram kakao saat ini merosot hanya Rp 100 ribu per kilogram.

"Tiga Minggu harganya Rp200 ribu. Sekarang turun lagi," ujarnya kepada wartawan melalui sambungan telepon, Kamis (9/5/2024).

Kata dia, kenaikan harga harga kakao meningkat pendapatannya.

Sehingga, ia berharap pemerintah daerah bisa lebih memperhatikan petani, khususnya petani kakao.

Ia menambahkan, pemerintah harus memberikan bantuan kepada petani untuk memperbaiki kualitas kakao yang dihasilkan.

"Semoga harga kakao tidak lagi turun. Kami sudah senang dengan harga kakao yang ratusan ribu per kilogram. Semoga bisa bertahan harga seperti ini," pungkasnya.

Sebagai informasi, dikutip dari investing.com Indonesia, situs yang melaporkan dan update harga kakao.

Per 9 Mei pukul 13:00 Wita harga kakao per kilogram yaitu 8.689,50 dolar atau Rp 139.571.183,48.(*)

Laporan Reporter Tribun Sulbar Suandi 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved