Longsor Mamasa
Warga 5 Desa di Mamasa Terancam Kelaparan, 2 Pekan Jalan Utama Tertimbun Longsor
Sudah dua pekan berlalu longsor di wilayah tersebut, namun pemerintah Kabupaten Mamasa belum juga membuka akses jalan.
Penulis: Hamsah Sabir | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Kondisi-longsor-di-Jl-Poros-Tabang-Pan.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Lima desa di Kabupaten Mamasa terisolir terancam kelaparan imbas pemerintah Kabupaten Mamasa belum juga bersihkan material di di jalan poros Tabang - Pana, Kecamatan Pana.
Sudah dua pekan berlalu longsor di wilayah tersebut, namun pemerintah Kabupaten Mamasa belum juga membuka akses jalan.
Baca juga: 2 Mei Mendatang, KPU Mamasa Buka Pendaftaran Calon Anggota PPS, Berikut Jadwal Lengkapnya!
Baca juga: Alasan Demokrat Tidak Buka Pendaftaran Calon Bupati Wakil Bupati di Pilkada Mamasa
Diantaranya Desa Saloan, Desa Ulusalu, Desa Ulusalu Indah, Desa Salutambun dan Desa Sapan Kecamatan Pana.
Warga setempat telah melakukan pembersihakan dengan alat seadanya namun hanya dapat membuka akses untuk roda dua motor.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Ulusalu Indah, Bernad Bongga Pasilong, kepada Tribun-Sulbar.com, Selasa (30/4/2024).
Bernad mengaku, saat ini warga sekitar kesulitan dalam hal ekonomi lantaran akses jalan poros Tabang - Pana tak dapat dilalui roda empat.
Bahkan dirinya mengaku, untuk kebutuhan BBM saja susah.
"Memang kondisi masyarakat saya sudah mulai mengalami kesulitan Pak, saya saja mau beli bensin susah ," ungkap Bernad via telefon whatasapp, baru-baru ini.
Ia mengaku, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak pemerintah Kecamatan Pana soal kondisi tersebut.
Ia tak menampik bahwa lima desa yang ada di Kecamatan Pana tersebut saat ini masih terisolir.
"Masih Pak. Sudah dua minggu ini," jelas Bernad.
Kata dia, warga setempat sempat melakukan kerja bakti dengan menggunakan alat seadanya.
Namun kata dia, hasilnya hanya dapat membuka akses sementara saja.
"Warga tidak mampu pak dengan alat seadanya," tandasnya.
Diberitakan, Setelah dua pekan pasca longsor terjadi di jalan poros Tabang Pana, Kecamatan Pana, Kabupaten Mamasa, hingga kini alat berat dinas PUPR Mamasa belum dikerahkan ke lokasi.
| Petani di Mehalaan Mamasa Merugi, Dua Hektar Sawah yang Baru Ditanami Tertimbun Material Longsor |
|
|---|
| 9 Rumah Warga di Mamasa Terancam Masuk Jurang Sedalam 10 Meter, Tanah Terkikis Usai Longsor |
|
|---|
| 9 Rumah Nyaris Hilang Tertimpa Longsor di Mamasa, Warga Mengungsi |
|
|---|
| Rumah 10 Kepala Keluarga Terancam Lenyap Akibat Longsor di Dusun Salukatambi Mamasa |
|
|---|
| Longsor 20 Meter Isolasi Enam Desa di Mamasa, BPBD Akui Lamban Tangani Karena Longsor Batu |
|
|---|