Selasa, 19 Mei 2026

Berita Pasangkayu

Kuburan di Sarjo Pasangkayu Hanyut Tertimbun Akibat Erosi Pantai

Menurut Suhardi pemerintah desa sudah melakukan swadaya berupa penancapan tiang bambu disekitar TPU.

Tayang:
Penulis: Muhammad Asrul | Editor: Munawwarah Ahmad
zoom-inlihat foto Kuburan di Sarjo Pasangkayu Hanyut Tertimbun Akibat Erosi Pantai
Tribun Sulbar / Muhammad Asrul
Terlihat puluhan kuburan tertimbun akibat erosi pantai di Desa Sarjo, Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu, Pada Rabu (20/3/2024) sore. 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Desa Sarjo, Kecamatan Sarjo, Kabupaten Pasangkayu, mengalami kerusakan.

Puluhan kuburan tertimbun pasir akibat erosi pantai di pesisir desa sarjo.

Baca juga: Warga Kecamatan Lariang Pasangkayu Kelurahkan Aktivitas Tambang Pasir, Pemukiman Terancam Hilang

Baca juga: Tokoh Sulbar Salim S Mengga Minta Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Kakanwil Kemenag Diusut Tuntas

Hal ini disebabkan gelombang laut yang mengikis pesisir pantai di TPU desa Sarjo Pasangkayu.

Berdasarkan informasi dari Kepala Desa Sarjo Suhardi, setiap tahun ada kuburan yang hanyut dan tertimbun akibat erosi.

"Namun kami sebagai pemerintah desa belum bisa membiayai untuk membuat pemecah gelombang di TPU sana," Tutur Suhardi saat dijumpai Tribun-Sulbar.com di Kantor Desa, pada Rabu (20/3/2024) sore.

Menurut Suhardi pemerintah desa sudah melakukan swadaya berupa penancapan tiang bambu disekitar TPU.

Tetapi itu belum bisa mengatasi pemecah gelombang laut.

Bahkan Suhardi pernah menyuruh pendamping desa untuk menghitung biaya,  tapi persoalan anggaran tidak cukup.

"Hal inilah yang menjadi tantangan kami di desa untuk memperhatikan pantai di sana," Ucap Suhardi kepada Tribun-Sulbar.com

Untuk bulan ini kembali dilanjutkan dengan swadaya masyarakat dibantu perusahaan yang ada di Desa Sarjo.

Dengan membuat pencetakan batu Kubus, tapi belum bisa maksimal karena memasuki bulan puasa.

Kepala Desa telah mengajukan perbaikan ke Balai Wilayah Sungai (BWS) Provinsi Sulawesi Barat.

Pantauan Tribun-Sulbar.com puluhan kuburan yang terdampak, sebagian sudah dipindahkan oleh keluarga masing-masing.

Namun kuburan yang tidak diketahui oleh keluarganya, sampai sekarang masih tertimbun.(*)

Laporan Reporter Tribun-Sulbar.com Muhammad Asrul.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved