Dokter di Mamasa Mogok
Perawat RSUD Kondosapata Mamasa Tetap Layani Pasien Meski Dokter Mogok
Pasien di RSUD Kondosapata Mamasa ini tetap dilayani meski delapan dokter mogok perkara insentif belum dibayarkan.
Penulis: Hamsah Sabir | Editor: Munawwarah Ahmad
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Direktur-RSUD-Kondosapata-Dr-Riana.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMASA - Layanan di RSUD Kondosapata Jl poros Mamasa - Polewali Desa Balla, Kecamatan Balla, Kabupaten Mamasa, tetap beroperasi seperti biasanya.
Pasien di RSUD Kondosapata Mamasa ini tetap dilayani meski delapan dokter mogok perkara insentif belum dibayarkan.
Direktur RSUD Kondosapata, Dr Adriana Randabunga memastikan layanan akan tetap berjalan normal.
"Pelayanan tetap berjalan, kalaupun dokter tidak masuk tapi perawat kita tetap konsul ke sana dan dokter juga welcome," jelas Dr Adriana Randabunga, Rabu (31/01/2024).
Diketahui delapan dojter di RSUD Kondosapata memilih mogok kerja lantaran insentif dan klaim BPJSnya hingga saat ini belum dibayarkan.
Mogok kerja tersebut ditandai dengan adanya surat penyampaian mogok kerja yang berisi tandatangan delapan dokter di RSUD Kondosapata dan 17 Puskesmas tertanggal 29 Januari 2024.
Delapan dokter tersebut mogok kerja lantaran insentifnya selama lima bulan dan 14 bulan klain BPJS yang hingga saat ini belum dibayarkan.
"5 bulan insentif dan 14 bulan klaim BPJS," jelasnya.
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com, Hamsah Sabir.