Berita Mamuju Tengah
Ular Piton 4 Meter di Babana Mamuju Tengah Ditangkap Warga, Diduga Akan Mangsa Ayam
Diduga ular berukuran besar tersebut masuk ke pemukiman warga untuk memangsa ayam milik warga.
Penulis: Samsul Bachri | Editor: Nurhadi Hasbi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sulbar/foto/bank/originals/Ular-berukuran-empat-meter-ditangkap-warga-di-Desa-Babana-Mamuju-Tengah.jpg)
TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU TENGAH - Seekor ular piton berukuran empat meter di Desa Babana, Mamuju Tengah ditangkap warga.
Diduga ular berukuran besar tersebut masuk ke pemukiman warga untuk memangsa ayam milik warga.
Penangkapan sempat berlangsung dramatis, karena saat akan ditangkap ular tersebut melakukan perlawanan.
Beruntung, puluhan warga yang berada dilokasi keberadaan ular tersebut ikut melakukan penangkapan.
Sehingga tidak berselang lama, ular itu akhirnya berhasil diamankan.
Ular tersebut kemudian dimasukkan kedalam karung untuk selanjutnya dilepasliarkan ke dalam hutan.
Penangkapan ular tersebut juga sempat menjadi tontonan warga, sehingga menganggu arus lalulintas.
Beruntung, pihak kepolisian yang berada di lokasi kejadian langsung melakukan penertiban.
Bhabinkamtibmas Desa Babana, Briptu Akbar katakan ular tersebut masuk ke pemukiman diduga kuat untuj memangsa ayam warga.
"Iya, karena warga dapati ular itu disekitaran kandang ayam, " kata Akbar saat ditemui dilokasi penangkapan, Selasa (21/1/2024) malam.
Ia katakan, proses penangkapan berlangsung dramatis karena ular tersebut melawan saat akan ditangkap.
"Agresif pak, tadi itu sempat melawan, namun karena banyak warga yang ikut menangkap akhirnya berhasil ditangkap, " ujarnya.
Lanjut ia, nantinya ular tersebut akan dilepasliarkan di hutan jauh dari pemukiman, "pungkasnya.(*)
Laporan wartawan Tribun-Sulbar.com Samsul Bahri
| Satpol PP Mamuju Tengah Razia Pelajar Bolos, 15 Siswa Terjaring di Topoyo dan Tobadak |
|
|---|
| Atlet Catur Muda Mamuju Tengah Dafa Juara 1 Turnamen Kapolda Sulteng 2026 |
|
|---|
| Wakil Ketua DPRD Mateng Sebut Perubahan Nama Sejumlah Desa Perlu Kajian Matang dan Koordinasi Pusat |
|
|---|
| Sejumlah Desa di Mateng Berpotesi Ganti Nama, dari Kesalahan Administrasi hingga Sejarah Tak Jelas |
|
|---|
| Perusahaan Sawit Minim Kontribusi Terhadap PAD Mamuju Tengah, PMII Dorong Pemda Kaji Ulang |
|
|---|